ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Februari 2017
BS logo

Pemerintah Permudah Distribusi Cabai
Rabu, 15 Februari 2017 | 7:04

JAKARTA- Menko Perekonomian Darmin Nasution menyatakan bahwa salah satu cara untuk menekan harga cabai rawit yang sedang melambung tinggi di berbagai daerah adalah dengan mempermudah distribusi barang. "Ke depannya (distribusi) harus lebih tertib dan lebih teratur, supaya bisa mengantisipasi agar jangan terjadi seperti ini," kata Darmin di Jakarta, Senin (13/2).

 

Darmin mengatakan, kelangkaan pasokan cabai rawit saat ini, selain disebabkan oleh tingginya permintaan masyarakat dan faktor cuaca, juga akibat distribusi cabai rawit yang belum sepenuhnya merata. Masih ada daerah yang mempunyai surplus atau kelebihan pasokan cabai rawit, namun barang itu tidak bisa tersalurkan ke daerah yang mengalami kekurangan suplai.

 

"Tentu yang bisa dilakukan adalah mencari dari daerah yang ada surplus, kemudian membawa ke daerah yang kekurangan. Yang melakukan itu kan pedagang," ujar Darmin.

 

Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk tidak lagi bergantung sepenuhnya dengan cabai rawit dan mulai mencari alternatif pengganti produk pangan tersebut dalam kondisi saat ini. Pemerintah sedang berupaya untuk mengatasi masalah cabai dengan membuat program cabai bubuk yang secara kualitas rasanya tidak jauh berbeda dengan cabai merah.

 

"Memang seharusnya dari awal kita mulai membiasakan masyarakat, bukan cuma cabai rawit, tapi yang lain juga, jangan harus yang segar melulu," kata Darmin Nasution.

 

Saat ini, kenaikan harga cabai rawit sedang berlangsung di berbagai daerah, seperti di Bandar Lampung, Nunukan, Madiun, Sumenep, Palu dan Jember, dengan harga rata-rata Rp 90-130 ribu per kilogram (kg). Meski inflasi Januari dipengaruhi oleh faktor administered prices, namun cabai rawit menjadi salah satu bahan pangan yang mengalami kenaikan harga dan menjadi salah satu penyumbang inflasi tinggi pada Januari.

 

Seperti dilansir Antara, harga cabai merah kecil biasa di Pasar Anom Baru di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, masih bertahan Rp 130 ribu per kg. Harga cabai besar pada pekan lalu Rp 35 ribu per kg dan pada awal pekan ini Rp 25 ribu per kg. Sedangkan harga cabai rawit merah di pasar Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencapai Rp 160 ribu per kg karena pasokan yang berkurang, sebelumnya hanya Rp 130 ribu per kg. (tl)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!