ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 30 Maret 2017
BS logo

IBCSD Dukung Penerapan HAM dalam Bisnis Berkelanjutan
Kamis, 16 Maret 2017 | 15:24

IBCSD dan ICCO Cooperation-EU. IBCSD dan ICCO Cooperation-EU.

JAKARTA - Pada beberapa dekade terakhir, tuntutan bagi sektor dunia usaha untuk menerapkan prinsip-prinsip bisnis yang berkelanjutan dalam berbagai kebijakan internal mereka dan pada rantai suplai mereka telah meningkat. Sektor dunia usaha juga dituntut untuk lebih memperhatikan dampak operasi mereka terhadap masyarakat dan lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, maka sektor dunia usaha /swasta perlu mengambil tantangan yang ada dengan memperhatikan seluruh aspek keberlanjutan yang terkait dan memastikan bahwa prinsip- prinsip keberlanjutan tidak hanya sebagai kebijakan namun dapat dijalankan pada operasional di lapangan.

“Lokakarya ini bertujuan untuk mempromosikan isu HAM yang berdampak pada aspek ekononomi, sosial dan lingkungan dunia usaha. Menerapkan prinsip – prinsip HAM dalam kegiatan usaha dapat menghindarkan dunia usaha dari kendala yang mengakibatkan penurunan produktivitas perusahaan dan mengakibatkan dampak negatif pada lingkungan dan masyarakat,” ujar Tony Wenas, Ketua IBCSD-Indonesia Business Council for Sustainable Development di Jakarta, Kamis (16/3).

Ditambahkan Tony, IBCSD sebagai asosiasi yang berkomitmen dalam isu pembangunan berkelanjutan akan terus meningkatkan kesadaran akan HAM dalam dunia usaha melalui praktik yang baik, perluasan jejaring dan inisiatif, serta peningkatan kapasitas.

IBCSD dan ICCO Cooperation – EU memandang penting untuk selalu mengedepankan isu HAM dalam kegiatan operasional dunia usaha. Lokakarya ini juga merupakan bagian dari rangkaian kampanye ICCO Cooperation yang berfokus pada kekuatan kolaborasi dalam mempromosikan pengembangan ekonomi inklusif yang berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Kiswara Santi Prihandini, ICCO Coordinator Indonesia Program Policy and South East Asia Responsible Business, menambahkan, pihaknya yakin bahwa kemitraan antara publik dan dunia usaha merupakan hal yang akan membawa dampak positif bagi sosial dan perekonomian.

“Dengan menyediakan wadah untuk saling berbagi pengetahuan dan belajar dari pengalaman unik yang ada, maka para pemangku kepentingan diharapkan untuk dapat membangun hubungan yang baik dan membentuk agenda bersama dan menciptakan perubahan yang berdampak positif,” katanya.

“Sebagai usaha untuk mendorong dunia usaha mengimplementasikan HAM pada semua lini kegiatan usahanya, kami ingin menyebarluaskan lebih banyak ide dan inspirasi bagi publik mengenai praktik terbaik HAM dalam dunia usaha” tutup Kiswara. (is)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.