ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 24 Juni 2017
BS logo

Pemerintah Uji Coba Pengaturan BBM
Kamis, 24 Februari 2011 | 0:45

JAKARTA - Pemerintah mengujicobakan pengaturan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang direncanakan diberlakukan tahap awal di wilayah Jabodetabek pada awal April 2011.

Uji coba tersebut dilakukan dengan menempelkan stiker di angkutan kota jurusan Kampung Melayu-Senen oleh Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Terminal Senen, Jakarta Pusat, Rabu.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso, Anggota Komite BPH Migas Adi Subagyo, dan Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Udar Pristono yang hadir dalam uji coba tersebut ikut menempelkan stiker.

"Uji coba ini hanya identifikasi pendataan kebutuhan BBM subsidi untuk angkutan umum secara tepat," kata Evita.

Stiker yang ditempel di kaca depan mobil tersebut berisi deretan kode angka (barcode).

Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, pihaknya akan memasang stiker di 409 angkot jurusan Kampung Melayu-Senen. "Angkot yang dipasang stiker mesti memiliki izin usaha, STNK, dan membayar pajak," katanya.

Menurut dia, angkot tersebut hanya boleh membeli premium bersubsidi di lima SPBU yakni Jatinegara, Jatinegara Kecil, dua SPBU di Matraman, dan Kramat Raya.

Evita mengatakan, melalui uji coba yang akan dilakukan hingga Maret 2011 itu, pihaknya ingin mengetahui kebutuhan premium angkot per hari. "Apakah 40 liter per hari atau tidak," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah akan mulai menerapkan alat pendeteksi pemakaian BBM subsidi kendaraan atau radio frekuency identification (RFID) pada April. (ant/gor)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!