ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Maret 2017
BS logo

Tindakan ESWL Atasi Batu Ginjal Tanpa Operasi
Senin, 20 Maret 2017 | 1:11

Urology Center Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) menawarkan solusi tuntaskan batu ginjal dengan tindakan non-invasif, yaitu Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL). Urology Center Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) menawarkan solusi tuntaskan batu ginjal dengan tindakan non-invasif, yaitu Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL).

Batu ginjal merupakan penyakit gangguan ginjal yang paling banyak terjadi di Indonesia. Batu ginjal tidak boleh dianggap sepele karena akan menyebabkan komplikasi yang akan merusak fungsi ginjal hingga berujung pada gagal ginjal. Untuk itu, Urology Center Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) menawarkan solusi tuntaskan batu ginjal dengan tindakan non-invasif, yaitu Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL).

 

Dokter spesialis urologi Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) dr Marto Sugiono SpU menjelaskan, ginjal adalah organ tubuh yang berfungsi untuk menyaring cairan dan membuang zat-zat sisa dalam darah dalam bentuk urine melalui saluran kemih. Zat sisa berlebih (seperti kalsium dan asam urat) dalam urine dapat menjadi endapan kristal yang menumpuk dan mengeras sehingga membentuk batu ginjal.

 

“Batu ginjal adalah penyakit saluran kemih yang sering terjadi dengan prevalensi mendekati 20% dan terjadi pada usia produktif, yaitu 20-50 tahun,” ungkap dr Marto dalam keterangan pers, belum lama ini.

 

Dr Marto menambahkan, gejala batu ginjal adalah pegal atau nyeri pinggang yang hilang timbul dan gangguan berkemih (nyeri berkemih, anyang-anyangan, dan urine keruh atau kemerahan). Faktor-faktor yang meningkatkan risiko batu ginjal adalah kurangnya asupan cairan, tinggal dan bekerja di daerah panas, asupan kalsium atau garam yang berlebihan, kurang gerak (imobilisasi), obesitas, riwayat batu ginjal sebelumnya, dan asam urat tinggi.

 

Menurut dr Marto, perlu diwaspadai apabila batu ginjal dibiarkan membesar dan menyumbat aliran urine akan menyebabkan penurunan fungsi ginjal yang bersifat permanen. Selain itu, obat-obatan yang diklaim dapat menghancurkan batu ginjal tidak dapat digunakan apabila batu ginjal berukuran lebih dari 5 mm. Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) merupakan solusi efektif dengan triple focus yang memiliki daya penghancuran batu ginjal lebih optimal, radiasi aman, dan minimal. “Serta hanya menimbulkan sedikit ketidaknyamanan,” tambah dr Marto.

 

Dr Marto menambahkan, ESWL adalah tindakan non-invasif (tanpa pembedahan) untuk menghancurkan batu ginjal tanpa operasi. Dengan menggunakan gelombang suara kejut (bukan laser), batu ginjal dihancurkan menjadi lebih kecil sehingga dapat keluar secara alami melalui saluran kencing. Persiapan yang perlu dilakukan sebelum prosedur ESWL adalah puasa makanan dan minuman setidaknya 4-6 jam.

 

Mengonsumsi makanan yang mudah dicerna selama 1-2 hari agar tidak ada makanan yang tersisa pada usus, dan menghentikan konsumsi obat pengencer darah selama 7-10 hari sesuai instruksi dokter. Prosedur ini hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam dan tidak memerlukan pembiusan. Pasien akan diminta untuk berbaring dengan posisi tertentu agar batu ginjal dapat ditemukan dengan menggunakan ultrasound (USG) dan sinar X, sehingga gelombang suara kejut difokuskan pada batu ginjal.

 

“Setelah prosedur selesai dilakukan, pasien akan diminta untuk meminum banyak cairan untuk membilas keluar sisa-sisa batu ginjal yang tersisa,” tutup dia.

 

SHKJ menyediakan paket ESWL dengan harga terjangkau mulai dari Rp 8,5 juta dengan teknologi terkini yang didukung oleh dokter dan perawat yang telah terlatih khusus. Paket sudah termasuk jasa dokter, kamar one day care (ODC), obat, dan alat kesehatan selama tindakan. Urology Center beroperasi setiap Senin-Sabtu pukul 08.30-20.30 WIB.

 

Dokter–dokter yang tergabung di dalam Urology Center adalah dr Anggie Novaldy SpU, dr Charles Martamba Hutasoit SpU, dr Johanus W Soelistyo SpU, dr Marto Sugiono SpU, dr Wempy Supit SpU, beserta tim dokter lain yang berhubungan erat dengan layanan Urology Center.

 

Didirikan pada 2011, Urology Center hadir sebagai pusat khusus untuk masalah seputar saluran kencing dan gangguan saluran kemih. Fokus utama dari Urology Center adalah mendeteksi dan mengobati prostat dan batu ginjal, yang merupakan 75% mayoritas dari kasus urologi di Indonesia.

 

SHKJ dilengkapi dengan mesin ESWL untuk menghancurkan batu saluran kemih dengan menggunakan gelombang suara kejut, sehingga batu ginjal yang dihancurkan menjadi lebih kecil dan dapat keluar melalui saluran kencing. (iin)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.