ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Februari 2017
BS logo

Vape Sama Bahayanya dengan Rokok Tembakau
Sabtu, 28 Januari 2017 | 7:16

Larangan Merokok.  Foto ilustrasi: Portal ID/gora kunjana Larangan Merokok. Foto ilustrasi: Portal ID/gora kunjana

JAKARTA- Mengonsumsi rokok elektronik atau vape sebagai pengganti rokok konvensional sama berbahayanya dengan mengisap rokok tembakau yang dibakar, kata Ketua Divisi Penyakit Paru Kerja dan Lingkungan RSUP Persahabatan dr Agus Dwi Susanto SpP(K).

"Vape itu cairan yang dipanaskan menggunakan baterai lalu menghasilkan uap, kalau rokok itu asap, rokok dan vape itu sama-sama berbahaya, meski vape kandungannya lebih sedikit," kata Agus di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan tidak ada rokok atau pengganti rokok yang tidak berbahaya dan lebih aman dikonsumsi.

Zat-zat yang terkandung pada cairan kemudian menghasilkan uap yang terhisap ke dalam tubuh tetap berbahaya, terlebih jika terakumulasi.

"Semakin besar (kandungannya), semakin sering, secara kontinyu, semakin besar risikonya," jelas dia.

Agus menjabarkan pada cairan vape terdapat kandungan karsinogen yang berbahaya yang memiliki sifat menginduksi kanker.

Zat yang bersifat karsinogen dalam cairan vape, kata dia, ialah gliserol dan nikotin trisamine. Selain itu proses pemanasan cairan dilakukan dengan melepaskan zat kimia formaldehida yang merupakan zat karsinogen.

Agus menambahkan meski belum ada data-data yang menunjukkan penyakit perokok elektrik seperti perokok konvensional, gejala-gejala yang ditimbulkan sudah mulai bermunculan seperti asma dan gangguan paru-paru.

Sama halnya dengan rokok konvensional, uap dari rokok elektrik juga sama berbahayanya apabila terpapar pada orang di sekitar yang bisa mengakibatkan penyakit. (gor/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.