ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Maret 2017
BS logo

ANDA PERLU RENOVASI RUMAH?

Bandingkan Pinjaman KTA dengan Kredit Renovasi Rumah
Jumat, 17 Maret 2017 | 15:39

Renovasi rumah. Foto ilustrasi: cermati.com Renovasi rumah. Foto ilustrasi: cermati.com

Ketika musim hujan datang, kerusakan pada rumah biasanya mulai terlihat. Atap genteng rumah mulai menunjukkan kebocoran, lapisan dinding mulai mengelupas, dinding menjadi lembab dan berjamur.


Bila kerusakan masih dalam tahap minim dimana kita bisa melakukan pembaikan sendiri, hal tersebut tentunya tidak menjadi masalah. Akan tetapi setelah ditelusuri lebih lanjut bisa saja kerusakan ternyata sudah parah karena mungkin talang di atap rumah sudah waktunya diganti, kebocoran atap juga sangat parah. Hal tersebut menunjukkan bahwa rumah kita memang sudah waktunya direnovasi.


Bila keuangan kita dalam kondisi baik dan sudah ada alokasi dana untuk renovasi, tentunya hal tersebut tidak jadi soal. Akan tetapi, jika keuangan sedang minim tentu kita perlu pemasukan dana segar sesegera mungkin. Salah satu solusinya adalah dengan meminjam uang di bank. Apalagi misalnya jika Anda melakukan pengajuan kredit tanpa agunan dari Bank DBS atau pinjaman Bank Standard Chartered untuk cicilan yang bertahap tentunya akan lebih dirasakan manfaatnya untuk biaya perbaikan yang mendesak.


Ada dua jenis produk kredit bank yang dapat Anda pertimbangkan, yakni kredit tanpa agunan (KTA) dan kredit renovasi rumah dari bank. Untuk menilai produk mana yang cocok sesuai dengan kebutuhan Anda maka perhatikan beberapa perbandingan kedua produk kredit tersebut :


1. Ada tidaknya agunan atau jaminan

Kredit tanpa agunan (KTA) merupakan suatu produk kredit yang memang tidak memerlukan jaminan apapun dalam prosesnya. Persyaratan yang diperlukan hanyalah beberapa dokumen saja.


Sedangkan kredit renovasi rumah termasuk ke dalam kredit multiguna yang memang memerlukan jaminan. Jaminan yang dapat diserahkan di bank dapat berupa surat surat berharga seperti sertifikat hak milik tanah, sertifikat hak milik rumah, bpkb kendaraan, atau mungkin surat pengangkatan CPNS.

Anda dapat memilih salah satu surat berharga yang anda miliki sebagai jaminan agar bank mau meloloskan pengajuan kredit multi guna yang anda ajukan.


2. Perbandingan kelebihan dan kekurangan

a. Kelebihan KTA

- Proses penciran dana yang diajukan lumayan cepat

- Pengajuannya tanpa memerlukan jaminan apapun

- Syarat yang diminta pihak bank lumayan mudah

- Hampir setiap bank memiliki produk kredit ini

b. Kekurangan KTA

- Suku bunga yang dibebankan lumayan tinggi

- Plafon batas dana yang dapat diajukan terbatas

- Periode cicilan sampai pelunasan lumayan pendek


Dari pembahasan di atas, maka Anda dapat memilih mengajukan KTA apabila memang kerusakan rumah sudah cukup parah dan memerlukan perbaikan sesegera mungkin. Alasan lain memilih KTA adalah jika memang anda tidak memiliki jaminan apapun yang bisa digunakan sebagai jaminan. Produk pinjaman KTA seperti pinjaman KTA CIMB Niaga X-tra Dana online dari bank CIMB Niaga atau pinjaman dari Bank QNB.


Kredit renovasi rumah termasuk kredit multiguna yang memang memiliki ketentuan adanya jaminan dalam proses pengajuannya. Seringkali jaminan yang dipakai adalah rumah yang ingin dilakukan perbaikan.

c. Kelebihan kredit renovasi rumah

- Suku bunga yang ditetapkan lebih kecil dibanding KTA

- Dana yang dapat dipinjam lebih besar dari KTA

- Tempo pembayaran cicilan juga lebih panjang.


d. Kekurangan kredit renovasi rumah

- Memerlukan jaminan dalam proses pengajuannya

- Syarat pengajuan lebih banyak

- Pencairan dana lebih lama


Jelaslah bahwa kredit renovasi rumah memang cocok dipilih untuk seseorang yang memang membutuhkan dana cukup besar dalam perbaikan rumah. Mungkin kerusakan rumah sudah cukup parah sehingga memerlukan banyak pergantian material atau mungkin perbaikan yang dilakukan sekaligus merobak ruangan-ruangan yang ada di rumah.


Perlu diperhatikan pula pencairan dana kredit renovasi rumah lumayan lama, sehingga jika memang hendak mengajukan kredit renovasi rumah maka anda juga harus cukup sabar menunggu proses pencairan dana.


Sesuaikan pula jenis kredit dengan kebutuhan dan kemampuan anda membayar karena memang sebanyak apapun pinjaman yang anda dapatkan harus anda kembalikan pula.


Simak beberapa tips berikut sebelum mengajukan permohonan kredit

1. Lihatlah kondisi keuanganAnda untuk mengukur bagaimana kemampuan anda nantinya dalam membayar angsuran. Cicilan biasanya dibayarkan setiap bulannya. Untuk itu, Anda harus menilai bagaimana kondisi keuangan anda jika pendapatan Anda dikurangi cicilan setiap bulannya.


2. Pilihlah bank yang dapat memberikan suku bunga yang paling kecil sehingga pembayaran cicilan juga tidak akan terlalu besar.


3. Baca dengan teliti syarat dan ketentuan pengajuan pinjaman. Lihatlah bagaimana syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh pihak bank, termasuk biaya-biaya apa saja yang menyertai pengajuan permohonan pinjaman.


4. Jalankan perbaikan rumah sesuai dengan rencana anggaran. Jangan sampai dengan jumlah pinjaman yang telah cair, nantinya renovasi berjalan melampai rencana sehingga anda dapat kekurangan dana lagi. (gor)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.