ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Maret 2017
BS logo

Premi Taspen Life Tumbuh 207%
Senin, 20 Maret 2017 | 0:32

Maryoso Sumaryono, Direktur Utama PT Asuransi Taspen Life Maryoso Sumaryono, Direktur Utama PT Asuransi Taspen Life

JAKARTA – PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) mencatatkan pendapatan premi mencapai Rp 388,96 miliar pada 2016 atau tumbuh 207,51% dibandingkan tahun 2015 yang sebesar Rp 126,49 miliar. Perolehan premi tersebut merupakan hasil dari penetrasi pasar ke lingkungan pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan perusahaan swasta.

 

Direktur Utama Taspen Life Maryoso Sumaryono mengatakan, pertumbuhan pendapatan premi tahun lalu memang sangat pesat hingga mencapai 207,51%. Namun, untuk target pendapatan premi tahun ini dia tidak ingin berlebihan dengan hanya mematok pertumbuhan 20%.

 

"Kinerja tahun 2016 sangat positif, kami mencatat pendapatan premi sebesar Rp 388,96 miliar yang meningkat 207,51%. Untuk tahun ini kami tidak ingin muluk-muluk, targetnya meningkat 20%, kalau bisa lebih dari itu," kata Maryoso ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Taspen Life, di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (17/3).

 

Selain memperoleh pendapatan premi yang sigfnifikan, perseroan mencatatkan pertumbuhan dari hasil investasi pada 2016 mencapai Rp 195,85 miliar atau meningkat 18,14% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 165,77 miliar.

 

Peningkatan premi dan hasil investasi tersebut memberikan kontribusi bagi total pendapatan perusahaan yang mencapai Rp 572,67 miliar atau naik 97,33% dibandingkan 2015. "Dengan perolehan pendapatan premi dan hasil investasi yang b a g u s , pendapatan perusahaan ikut tumbuh dengan sangat baik, yaitu Rp 572,67 miliar tahun 2016 atau tumbuh 97,33% dari tahun 2015 sebesar Rp 290,21 miliar," jelas Maryoso.

 

Pada 2016 kepesertaan Taspen Life juga meningkat menjadi 451.405 orang atau tumbuh 6,47% dari tahun 2015 yang sebanyak 423.958 orang. Sedangkan total klaim yang dibayar pada 2016 sebesar Rp 259,20 miliar atau meningkat 29,57% dibandingkan 2015. Dengan pencapaian kinerja perusahaan yang positif tersebut, pada 2016 Taspen Life berhasil membukukan laba sebesar Rp 54,93 miliar, tumbuh 28,64% dari 2015 yang sebesar Rp 42,70 miliar.

 

Sedangkan dari sisi aset, hingga akhir 2016 Taspen Life memiliki asset Rp 2,97 triliun atau tumbuh 9,76% dibandingkan pada 2015 sebesar Rp 2,70 triliun. Pertumbuhan asset tersebut ditopang oleh hasil investasi perusahaan, yang pada 2016 investasi perusahaan tercatat sebesar Rp 2,81 triliun atau tumbuh 6,42% dibandingkan tahun 2015 yang sebesar Rp 2,64 triliun.

 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan dan Umum Taspen Life Pask Suartha menjelaskan, Taspen Life menginvestasikan dana milik peserta ke sejumlah investasi, baik investasi portofolio maupun langsung. Sepanjang 2016, sekitar 36,34% ditempatkan kepada deposito, 34,27% di obligasi negara, dan reksa dana 39,19%.

 

Dia juga menargetkan hasil investasi pada tahun 2017 dapat tumbuh 20% sejalan dengan target pertumbuhan pendapatan premi yang juga 20% tahun ini. (c02)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.