ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 29 Juni 2017
BS logo

Banjir Rugikan Industri Rp 1 Triliun
Jumat, 25 Januari 2013 | 12:08

Sejumlah petugas membawa logistik bantuan Nurani Astra di Teluk Gong, Jakarta Utara, kemarin. Selain di wilayah Teluk Gong dan Gedong Panjang, tim relawan Nurani Astra juga mendistribusikan bantuan di wilayah lainnya, seperti Kelurahan Sungai Bambu, Warakas, Papanggo, Kampung Bahari, serta tempat pengungsian Cometa Arena dan Tanah Pasir, Pluit. Bantuan yang didistribusikan berupa makanan siap santap, air mineral, bahan makanan siap masak, minyak goreng, beras, obat-obatan, pembalut wanita, popok bayi, makanan dan susu bayi, matras, selimut, handuk, MCK portable, mobil kesehatan Astra (Mokesa) dan dokter. Investor Daily/ist Sejumlah petugas membawa logistik bantuan Nurani Astra di Teluk Gong, Jakarta Utara, kemarin. Selain di wilayah Teluk Gong dan Gedong Panjang, tim relawan Nurani Astra juga mendistribusikan bantuan di wilayah lainnya, seperti Kelurahan Sungai Bambu, Warakas, Papanggo, Kampung Bahari, serta tempat pengungsian Cometa Arena dan Tanah Pasir, Pluit. Bantuan yang didistribusikan berupa makanan siap santap, air mineral, bahan makanan siap masak, minyak goreng, beras, obat-obatan, pembalut wanita, popok bayi, makanan dan susu bayi, matras, selimut, handuk, MCK portable, mobil kesehatan Astra (Mokesa) dan dokter. Investor Daily/ist

JAKARTA – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Industri, Riset dan Teknologi Bambang Sujagad memperkirakan, kerugian industri akibat banjir di DKI Jakarta dan sekitarnya mencapai Rp 1 triliun.

Menurut Bambang, kerugian industri akibat banjir sangat besar karena beberapa komponen dan barang-barang industri terendam air.

Sementara itu, pengusaha juga tidak sempat mengamankan produk dan lainnya yang ada di gudang. “Itu pasti berpengaruh pada keterlambatan pengiriman barang ke luar negeri,” ujar dia di Jakarta, Rabu (23/1).

Dia menyampaikan, industri kecil dan menengah (IKM) paling merasakan kerugian akibat banjir tersebut. Sebagai contoh industri tas dan sepatu yang beroperasi di Kapuk, Jakarta dan Tangerang, Banten. Selain produk yang siap dikirim terendam air, banjir juga menghentikan aktivitas produksi

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!