ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA BUMN NEWS BUSINESS FINANCIAL PLANNING
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 30 November 2016
BS logo

Belajar ‘Hidden Champions’ dari Jerman
Oleh Harjoko Sangganagara | Rabu, 6 Maret 2013 | 10:59

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono bersama Wali Kota Berlin TN Klaus Wowereit meninjau bekas Tembok Berlin, Selasa (5/3). Dari kejauhan tampak pula tembok besar dan patung kuda. Patung tersebut dibangun tepat di bekas Tembok Berlin. Foto: Investor Daily/PRIMUS DORIMULU Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono bersama Wali Kota Berlin TN Klaus Wowereit meninjau bekas Tembok Berlin, Selasa (5/3). Dari kejauhan tampak pula tembok besar dan patung kuda. Patung tersebut dibangun tepat di bekas Tembok Berlin. Foto: Investor Daily/PRIMUS DORIMULU

Kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Republik Federal Jerman diharapkan bisa segera menghasilkan manfaat konkret bagi rakyat. Agenda kunjungan ke Jerman itu jangan hanya berwacana ria dengan para Chief Executive Officer (CEO) perusahaan besar di sana.

Ada aspek penting yang tidak boleh diabaikan terkait dengan kemajuan dan kemakmuran bangsa Jerman. Aspek penting itu adalah tentang perekonomian Jerman yang pertumbuhannya justru ditopang oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mestinya, Presiden SBY menjadikan UMKM sebagai agenda utama kunjungan tersebut serta mengajak pelaku UMKM negeri ini ikut dalam rombongannya. Dengan demikian rombongan Presiden RI itu tidak didominasi oleh kalangan konglomerat dan pejabat pemerintahan.

Kontribusi luar biasa dari UMKM Jerman terhadap ekonomi negara itu telah dikaji oleh Profesor Hermann Simon. Dia adalah pemikir manajemen yang sangat berpengaruh setelah Peter Drucker. Sosok ini pernah menjabat kepala European Marketing Academy (EMAC). Selain itu, dia juga menjadi dosen tamu di berbagai universitas terkemuka, seperti Harvard Business School, London School of Economics, Universitas Keio di Tokyo dan Massachusetts Institutes of Technology. Prof Hermann menyebut UMKM di Jerman sebagai hidden champions atau juara tersembunyi yang mampu mendongkrak perekonomi suatu bangsa secara signifikan.

Pengangguran Rendah
Hidden champions adalah jawaban mengapa Jerman selama bertahun- tahun mampu menjadi negara pengekspor terbesar di dunia. Ternyata eksportir Jerman tidak hanya oleh perusahaan besar seperti Volkswagen atau Siemens, tapi juga dilakukan oleh ribuan UMKM. Patut dicatat, setengah dari UMKM yang unggul di dunia berasal dari Jerman. Data demografi menunjukkan ada 20 UMKM perseribu penduduk di Jerman.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!