ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Februari 2017
BS logo

IZIN EKSPOR FREEPORT KELUAR PEKAN DEPAN (2)

Freeport Tetap Harus Ajukan Permohonan
Oleh Rangga Prakoso | Kamis, 16 Februari 2017 | 13:49

Dirjen Minerba Bambang Gatot mengungkapkan, IUPK tidak otomatis membuat Freeport mengantongi izin ekspor. Freeport tetap harus mengajukan permohonan izin ekspor beserta persyaratan-persyaratannya. "Diharapkan bisa segera mengajukan. Kami proses sesuai prosedur," ujar dia.


Merujuk Peraturan Menteri ESDM No 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Persyaratan Pemberian Rekomendasi Pelaksanaan Penjualan Mineral ke Luar Negeri Hasil Pengolahan dan Pemurnian, salah satu persyaratan yang harus dilampirkan adalah rencana kerja pembangunan fasilitas pemurnian mineral (smelter) di dalam negeri.


Freeport sejak 2014 mulai membangun smelter PT Smelting berkapasitas 1 juta ton konsentrat tembaga di Gresik, Jawa Timur. Smelter dengan investasi US$ 2,1 miliar itu merupakan penambahan smelter sebelumnya. Namun, kemajuan pembangunan smelter itu belum signifikan karena Freeport meminta kepastian perpanjangan operasi berakhirnya KK pada 2021.


Bambang Gatot menegaskan, penerbitan IUPK bagi Freeport belum termasuk perpanjangan operasi. “Masa operasi Freeport masih merujuk pada sisa waktu seperti tertuang dalam KK, yakni hingga 2021. Perpanjangan operasi bisa diberikan setelah ada permohonan dari Freeport,” tandas dia


Bambang belum bisa memastikan apakah izin ekspor yang dijanjikan pekan depan itu termasuk perpanjangan operasi. "Kalau dia nggak meminta perpanjangan kan belum bisa diberikan," ucap dia. (es/jn)


Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/penurunan-kegiatan-produksi-ancam-puluhan-ribu-karyawan/156624


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!