ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 25 Juni 2017
BS logo

TRUMP, ANTARA DAKWAAN PIDANA DAN PEMAKZULAN (4)

KUHAP Jadi Landasan Hukum
Oleh Iwan Subarkah | Minggu, 18 Juni 2017 | 6:39

Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) di AS menyatakan, menghalangi penyelidikan adalah tindak kejahatan yang dilakukan seseorang yang berniat tidak baik, atau dengan ancaman atau kekuatan, atau dengan surat ancaman atau pengaruh-pengaruh komunikasi, menghalangi atau menghambat atau berusaha memengaruhi atau menghambat penegakan hukum.

 

Proses hukumnya dilakukan departemen atau badan di AS, atau kewenangan penyelidikannya dilakukan Dewan Perwakilan atau komite dari Dewan Perwakilan ataupun komite bersama Kongres.

 

Di satu sisi, definisi tersebut cukup luas. Di sisi lain, menurut laman Lawfare, beban untuk membuktikan adanya upaya menghalangi penyelidikan juga sangat sulit.

 

Untuk memenuhi dugaan itu, terduganya tidak mesti berhasil menghalangi penyelidikan hukum, tapi harus dapat dibuktikan bahwa dia memang berniat melakukan itu. Pembuktian niat jahat ini yang harus dapat dilakukan jaksa (bersambung)

 

Baca selanjutnya di

http://id.beritasatu.com/international/penyelidikan-terhadap-preseden-di-as/161715


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!