ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 24 Februari 2017
BS logo

SAHAM MPPA BERPOTENSI KE RP 2.600 (2)

MPPA Berpeluang Tumbuh Prospektif Tahun Ini
Oleh Devie Kania dan Muhammad Rausyan Fikry | Senin, 6 Februari 2017 | 12:27

Presiden Direktur PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) Bunjamin J Mailool (tiga dari kanan) bersama Wakil Presiden Komisaris MPPA Theo Sambuaga (tengah) serta jajaran direksi dan komisaris MPPA (dari kiri ke kanan) Carmelito Regalado, Niel Nielson, Noel Trinder, Lina Latif dan Ishak Kurniawan, usai RUPST di Jakarta, Rabu (13/4). Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Matahari Putra Prima Tbk menyetujui pembagian dividen tunai final. Investor Daily/DAVID GITA ROZA Presiden Direktur PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) Bunjamin J Mailool (tiga dari kanan) bersama Wakil Presiden Komisaris MPPA Theo Sambuaga (tengah) serta jajaran direksi dan komisaris MPPA (dari kiri ke kanan) Carmelito Regalado, Niel Nielson, Noel Trinder, Lina Latif dan Ishak Kurniawan, usai RUPST di Jakarta, Rabu (13/4). Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Matahari Putra Prima Tbk menyetujui pembagian dividen tunai final. Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Kepala Riset PT Koneksi Capital Alfred Nainggolan menuturkan, MPPA memiliki peluang pertumbuhan yang prospektif sepanjang tahun ini. Demikian pula emiten PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) memiliki prospek yang baik, karena memiliki outlet yang tersebar cukup banyak di sejumlah wilayah. Selain itu, keputusan perusahaan untuk merambah pasar online dapat menjadi katalis pertumbuhan yang baik.


“Karena itulah, saham LPPF dan MPPA layak dikoleksi.

Pasar akan lebih mengapresiasi perusahaan yang mengembangkan jaringan, memiliki basis gerai yang kuat di sejumlah daerah, produk yang menarik, serta menawarkan mekanisme transaksi yang mudah," kata dia.


Hingga 30 September 2016, MPPA mengoperasikan total 294 gerai di Indonesia. Gerai itu terdiri atas 112 Hypermart, 25 Foodmart, 106 Boston, 49 FMX, dan 2 SmartClub.


Sementara itu, berdasarkan berita yang dirilis The Wall Street Journal (WSJ), pemegang saham utama MPPA -- termasuk perusahaan investasi Singapura Temasek Holdings Pte Ltd -- berencana menjual saham mereka dalam kesepakatan yang kemungkinan menghargai perusahaan senilai US$ 1 miliar.


Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, PT Multipolar Tbk (MLPL) memiliki saham MPPA sebesar 50,23%. Sedangkan pihak Temasek menguasai sekitar 26,09% saham MPPA.


Menanggapi hal tersebut, Investor Relations Multipolar Agus Arismunandar mengakui, pihaknya didekati sejumlah pihak yang berminat membeli saham MPPA yang dimiliki perseroan.


“Cuma kalau boleh saya jelaskan, sebenarnya angka komersial Matahari Putra Prima jauh lebih dari nominal itu (US$ 1 miliar)," ujar dia ketika duhubungi Investor Daily di Jakarta, Jumat (3/2).


Hingga kini, lanjut Agus, Multipolar belum dapat memaparkan nominal harga komersial Matahari Putra Prima. Begitu pula perihal identitas sejumlah investor yang tengah mengincar saham perusahaan ritel tersebut.


Sedangkan sumber Investor Daily memperkirakan, harga MPPA sekitar US$ 2 miliar. (bersambung)


Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/laba-emiten-ritel-diperkirakan-naik/156208


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!