ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 26 Juni 2017
BS logo

SGCPI Dorong Penghematan Energi
Senin, 19 Juni 2017 | 15:24

Hantarman Budiono, managing director PT Saint Gobain. Foto: dok. pribadi Hantarman Budiono, managing director PT Saint Gobain. Foto: dok. pribadi

JAKARTA – Produsen bahan bangunan gypsum Gyproc, PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia (SGCPI) mendorong penggunaan bahan bangunan yang hemat energi dengan penerapan secara maksimal sistem eco-green.


Hantarman Budiono, managing director PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia mengatakan, dengan terjadinya perubahan iklim, sumber daya alam yang semakin berkurang serta meningkatnya masalah kesehatan, diperlukan bahan bangunan yang dapat menjawab semua itu. ”Diperlukan bahan bangunan yang tahan lama, menghemat energi, dapat didaur ulang sehingga mengurangi limbah dan polusi, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup,” kata dia, dalam publikasinya di Jakarta, pekan lalu.


Dia menambahkan, sistem eco-green juga perlu diterapkan secara optimal pada desain rumah, salah satunya dengan penggunaan energi seminimal mungkin. Untuk material bangunan yang ramah lingkungan pun harus memenuhi beberapa kriteria yang mencakup proses produksinya tidak menghasilkan zat-zat berbahaya bagi lingkungan. Lalu, dari segi pengangkutan bahan baku bisa didapatkan dengan mudah untuk menghemat BBM, materialnya alami, dan tidak beracun.


“Gyproc telah berkomitmen untuk meminimalkan dampak produk dan sistem pada lingkungan, serta terus memberikan solusi dan layanan inovatif,” tambah Won Siew Yee, marketing director PT Saint–Gobain Construction Products Indonesia.


Selain itu, tuturnya, SGCPI juga turut berpartisipasi dalam target Saint-Gobain tahun 2010-2015 yaitu dalam hal pengurangan 15% penggunaan energi dan pengurangan 20% emisi CO2. Lalu, pengurangan separuh sampah yang tidak dapat didaur ulang, pengurangan 80% debit air, dan limbah air pada industri. (ed)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!