ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Februari 2017
BS logo

BKPM: PERBAIKAN KEMUDAHAN BERUSAHA FOKUS PADA 3 LANGKAH (2)

Targetkan 40 Besar, Pemerintah Terus Cari Upaya Terobosan
Oleh Yosi Winosa | Jumat, 17 Februari 2017 | 23:25

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, pemerintah terus mencari upaya terobosan untuk mengejar target kemudahan berusaha Indonesia di peringkat 40 besar. "Kami harus membuat terobosan. Kalau perbaikan yang kita lakukan hanya sedikit atau sama dengan tahun lalu, bisa jadi peringkat kita malah turun. Sebab, negara lain membaik lebih cepat," Darmin.

 

Tahun lalu, Darmin menyatakan, Indonesia menjadi salah satu Negara yang masuk ke dalam kategori top performer karena naik dari peringkat 106 pada 2015 menjadi 91 pada 2016. Namun, kata dia, dari sepuluh indicator yang disurvei Bank Dunia tidak semua berada di peringkat 91. "Masih ada enam indikator yang peringkatnya sudah membaik tapi masih di atas 100," kata Darmin.

 

Keenam indikator itu adalah perizinan kontrak (116), penegakan kontrak (166), memulai bisnis (151), pendaftaran properti (118), perdagangan lintas batas (108), dan pembayaran pajak (104). Tiga dari sepuluh indikator juga tercatat turun peringkatnya pada tahun lalu.

 

Ketiganya masing-masing perizinan kontrak (dari 113 menjadi 116), penanganan pailit atau bangkrut (dari 74 menjadi 76), dan perlindungan kepada investor minoritas (dari 69 menjadi 70).

 

"Untuk itu, kita harus melakukan usaha yang lebih keras pada bidangbidang yang peringkatnya di atas 100 agar bisa turun ke arah peringkat 80- an," tambah Darmin.

 

Mantan Gubernur Bank Indonesia itu pun menilai, kenaikan peringkat bisa didapat jika birokrasi bisa menggabungkan atau menyederhanakan berbagai prosedur serta mendorong sistem menjadi online.

 

Oleh karena itu, Darmin menargetkan indikator memulai usaha dari sebelas menjadi Sembilan prosedur. Perbaikan ini diharapkan memangkas tidak hanya waktu dari 24 menjadi sembilan hari, tapi juga biaya.

 

Darmin melanjutkan, Bank Dunia akan kembali melakukan penilaian terhadap dua kota, yakni Jakarta dan Surabaya dalam rangka menentukan peringkat kemudahan berusaha mulai bulan Juni 2017. Sementara peringkat terbaru akan diumumkan pada Oktober 2017. Darmin pun meminta supaya beberapa indikator yang masih ’merah’ dan bisa diperbaiki dalam jangka pendek, dapat segera diperbaiki. (bersambung)

 

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/bpn-sederhanakan-proses-izin-pendirian-bangunan/156702


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!