ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 26 Juni 2017
BS logo

Tren Properti Gairahkan Industri Cat
Senin, 19 Juni 2017 | 15:41

Pengunjung berada di sebuah lobi atas gedung di Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza Pengunjung berada di sebuah lobi atas gedung di Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

JAKARTA – PT Nippon Paint Indonesia (NPI) optimistis industri cat dan pelapis di Indonesia masih menjanjikan. Industri ini bergairah seiring pertumbuhan pembangunan infrastruktur, bangunan komersial, dan perumahan.

Optimisme itu mencuat setelah melihat mulai menggeliatnya industri cat pada 2016. Setahun sebelumnya, industri cat di Tanah Air mengalami penurunan akibat penurunan perekonomian global dan domestik.


“Di Indonesia, kami berkembang menjadi perusahaan cat dengan kapasitas terbesar di Asia Tenggara dengan empat pabrik berkapasitas produksi 250.000 ton per tahun demi memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia,” kata Jon Tan, chief executive officer (CEO) Decorative Paints Nippon Paint Indonesia, di Jakarta, baru-baru ini.


Dia menambahkan, peningkatan kuantitas terhadap kebutuhan cat dan pelapis tentunya perlu diiringi dengan peningkatan kualitas. Untuk itu standar terhadap kesehatan dan keamanan menjadi hal utama selain kualitas warna dan ketahanan. Sedangkan fungsi spesifik menjadi keunggulan utama sebuah produk cat.


“Nippon Paint telah memberikan kontribusi besar terhadap peta perjalanan industri cat dan pelapis di Indonesia,” ujar dia.


Hal itu, tambahnya, terjadi melalui riset dan inovasi yang terus dilakukan hingga saat ini. NPI telah memberikan sebuah peta perancangan terdepan untuk produk pelapis yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan konsumen yang kian spesifik dan personal.


Menurut dia, cat dan pelapis tidak hanya menjadi komoditas, melainkan bagian dari kebutuhan dan gaya hidup masyarakat. Selain itu, ikut menciptakan hunian dan lingkungan yang indah, nyaman, dan juga aman.


“Saat ini konsumen menginginkan sebuah produk yang dapat memenuhi berbagai kebutuhannya yang semakin kompleks. Tidak hanya tepat, namun juga cepat dan mudah,” tutur Jon Tan. (ed)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!