ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Februari 2017
BS logo

Indeks Berpeluang Lanjutkan Penguatan
Jumat, 9 Desember 2016 | 5:17

Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang lanjutkan penguatan pada perdagangan saham sepanjang hari ini. Indeks diproyeksikan bergerak dalam kisaran 5.202-5.389.

 

Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin, indeks ditutup menguat sebanyak 38,37 poin (0,72%) menjadi 5.303,73 dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,27 triliun. Meski indeks ditutup menguat, pemodal asing justru membukukan penjualan bersih (net sell) saham hingga Rp 463,14 miliar.

 

Analis Asjaya Indosur ya Securities William Suryawijaya mengatakan, indeks sedang menunjukkan pola penguatan berkelanjutan setelah berhasil mempertahankan support di level 5.202.

 

“Keberhasilan indeks mempertahankan level 5.202 di tengah gelombang outflow dana asing bisa menjadi signal berlanjutnya penguatan indeks. yang perlu digapai agar dapat memperkokoh pola kenaikan IHSG Sedangkan resistance indeks yang harus dicapai utnuk memperkokoh penguatan ke depan berada pada level 5.389,” ujarnya di Jakarta, Kamis (8/12).

 

Pergerakan indeks, menurut dia, juga dipengaruhi rilis data perekonomian CADEV yang menyebutkan bahwa kondisi perekonomian dalam negeri dalam kondisi terkendali, sehingga menjadi sentiment positif terhadap pola gerak IHSG hari ini. Beberapa saham yang layak untuk dicermatai adalah PWON, HMSP, INDF, UNVR, GGRM, KLBF, MYOR, ASRI, dan BBTN.

 

Sementara itu, tim riset Erdikha Elit Sekuritas menyebutkan indeks berpeluang menguat terbatas pada perdagangan saham hari ini. “IHSG diperkirakan menguat terbatas dalam kisaran 5.250-5.328. Investor dihimbau tetap waspada dengan potensi trend reversal, karena kami menilai indeks berada dalam kondisi overbought dengan batasan cutloss 5.214,” tulis tim riset tersebut dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.

 

Secara teknikal, ungkap Erdikha, indikator stokastik menunjukkan IHSG masih bergerak landai di zona overbought. Bill William melanjutkan deselerasi, namun momentum perlahan bergerak dan mengarah ke zona positif. Pergerakan juga akan dipengaruhi sentimen positif penguatan rupiah. Beberapa saham yang layak untuk dicermati adalah AKRA, BBNI, BBRI, BMRI, CTRA, INDF, JSMR, LPPF, PPRO, WIKA, WSKT.

 

“Pola pergerakan tersebut menggambarkan bahwa potensi kenaikkan indeks mulai tertahan dan terbuka kecenderungan koreksi pada perdagangan saham hari ini,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin. (hut)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.