ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Maret 2017
BS logo

100 Pembalap Sepeda Daftar Tour de Flores 2017
Jumat, 17 Maret 2017 | 17:58

Rakor Tour de Flores.
Suasana rapat koordinasi Tour de Flores di Kantor Kemeterian Pariwisata, Jakarta, kemarin. Ajang promosi pariwisata sekaligus balap sepeda internasional Tour de Flores akan kembali digelar pada Mei 2017. Pertama kali digelar pada 2016, ajang balap sepeda internasional pertama yang digelar di Flores, NTT, ini juga memperkenalkan berbagai daya tarik pariwisata pulau tersebut. BeritaSatu Photo/Joanito de Saojoao Rakor Tour de Flores. Suasana rapat koordinasi Tour de Flores di Kantor Kemeterian Pariwisata, Jakarta, kemarin. Ajang promosi pariwisata sekaligus balap sepeda internasional Tour de Flores akan kembali digelar pada Mei 2017. Pertama kali digelar pada 2016, ajang balap sepeda internasional pertama yang digelar di Flores, NTT, ini juga memperkenalkan berbagai daya tarik pariwisata pulau tersebut. BeritaSatu Photo/Joanito de Saojoao

KUPANG - Sebanyak lebih dari 100 pembalap sepeda sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Tour de Flores 2017. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu di Kupang, Kamis (16/3).


Dia mengatakan jumlah pembalap sepeda yang sudah mendaftar untuk berkompetisi dalam ajang balap sepeda internasional di Pulau Flores pada 9-14 Mei 2017 itu masih tercatat untuk sementara.


“Kalau dikumpulkan dengan ofisial lebih 300 orang, tapi kalau peserta pembalap untuk sementara masih sekitar 100 lebih,” kata dia.


Marius mengatakan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Event Organizer (EO) Alsemat dengan pemerintah daerah di Kabupaten Lembata maupun Kabupaten se-Daratan Flores.


“Minggu depan juga kami akan rapat koordinasi bersama pemerintah daerah di Flores dan Lembata untuk mematangkan lagi persiapan pelaksanaannya,” kata dia.


Dia menjelaskan seremoni pembukaan Tour de Flores akan diadakan di Kabupaten Lembata dan hari selanjutnya para peserta akan menyeberang ke Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur, untuk memulai balapan.


“Di Lembata, para peserta akan melakukan tour dalam kota untuk menikmati suasana kota dan destinasi wisata yang berada di sekitarnya,” kata dia.


Terkait anggaran untuk menggelar Tour de Flores, Marius mengatakan pemerintah provinsi telah menyiapkan anggaran sekitar lebih dari Rp3 miliar. Sementara itu, anggaran yang diminta EO untuk pelaksanaan event balap dengan panjang lintasan lebih dari 600 kilometer itu sebanyak Rp6 miliar.


“Kami masih disukusi juga karena berat juga kalau APBD provinsi menanggung seperti itu jadi kita harapkan sisanya bisa didapat oleh EO,” kata dia.


Dia mengatakan, dukungan dana juga disiapkan Pemerintah Kabupaten Lembata untuk acara pembukaan, dan kabupaten yang dilintasi di Pulau Flores seperti Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat.


Marius berharap, EO bisa bekerja lebih keras untuk menggandeng sponsor sehingga bisa membantu meringkankan biaya yang ditanggung APBD provinsi dan kabupaten.


“Kami harapkan juga sponsor bisa memberikan dukungan supaya tidak terlalu menguras APBD, kami masih harus berkoordinasi lagi terkait dukungan sponsor,” kata dia.


Dia berharap, pemerintah daerah di lokasi persinggahan atau etape bisa menyiapkan berbagai event sosial dan budaya untuk dipromosikan kepada pembalap maupun wisatawan lain yang ikut.


Marius mengatakan, pemerintah optimistis, Tour de Flores kali ini berjalan dengan lancar seperti tahun sebelumnya untuk mempromosikan pariwisata di provinsi kepulauan itu.


“Kita harus pertahankan itu karena ini merupakan branding internasional dan sangat berpengaruh pada aspek marketing atau promosi pariwisatanya,” jelas dia. (ant/b1)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.