ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 29 Juni 2017
BS logo

XL Tandatangani CSPA Akuisisi Axis Rp9,9 Triliun
Kamis, 26 September 2013 | 15:35

Chief of Service Management Officer XL Ongki Kurniawan (kiri) bersama General Manager Network BSS Development XL Rahmadi Mulyohartono (kanan) memberkan penjelasan mengenai 4G XL saat uji coba 4G LTE XL di Jakarta, Senin (9/9). XL Axiata akan mencoba jaringan layanan seluler 4G berbasis LTE saat berlangsungnya KTT APEC di Bali pada 1-8 Oktober 2013. Investor Daily/ANTARA FOTO/Zabur Karuru/pras/13 Chief of Service Management Officer XL Ongki Kurniawan (kiri) bersama General Manager Network BSS Development XL Rahmadi Mulyohartono (kanan) memberkan penjelasan mengenai 4G XL saat uji coba 4G LTE XL di Jakarta, Senin (9/9). XL Axiata akan mencoba jaringan layanan seluler 4G berbasis LTE saat berlangsungnya KTT APEC di Bali pada 1-8 Oktober 2013. Investor Daily/ANTARA FOTO/Zabur Karuru/pras/13

JAKARTA-PT XL Axiata Tbk (XL) sepakat mengakuisisi PT Axis Telekom Indonesia (AXIS), melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA) dengan Saudi Telecom Company (STC) dan Teleglobal Investment B.V. yang merupakan anak perusahaan STC.

"Dalam CSPA disepakati nilai 100 persen perusahaan Axis sebesar 865 juta juta dolar AS (Rp9,9 triliun), dengan catatan buku Axis bersih dari utang dan posisi kas nol," kata Presiden Direktur XL Axiata, Hasnul Suhaimi, dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.

Menurut Hasul, sejumlah syarat lainnya yaitu, Teleglobal akan menjual 95 persen saham di Axis kepada XL, harga Pembayaran akan digunakan untuk membayar nilai nominal saham AXIS, serta membayar hutang dan kewajiban AXIS.

Penyelesaian transaksi dilakukan setelah kondisi yang disepakati terpenuhi yaitu diperolehnya persetujuan dari instansi pemerintah terkait, persetujuan pemegang saham XL melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dan tidak ada ada perubahan dari kepemilikan spektrum.

Dalam transaksi ini, diutarakan Hasnul, XL akan membayar nilai nominal saham yang disepakati dan akan membayar sebagian dari hutang dan kewajiban Axis.Hasnul menjelaskan, aksi korporasi ini diharapkan mendorong konsolidasi yang mendukung pertumbuhan industri telekomunikasi di Indonesia lebih sehat secara jangka panjang serta, membuat XL mampu memberikan kualitas layanan jaringan yang lebih baik kepada pelanggan.

"Dengan akuisisi ini, pelanggan akan mendapatkan kualitas layanan yang lebih baik termasuk kapasitas dan cakupan jaringan yang lebih luas," ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Transaksi ini juga akan mendukung pengembangan industri telekomunikasi Indonesia sekaligus menjadi referensi untuk ekspansi bisnis yang berfokus pada pertumbuhan dan belanja modal yang efisien.

Mengatasi permasalahan yang dihadapi XL melalui tambahan  kapasitas spektrum untuk XL, dan setelah transaksi ini mendapatkan persetujuan dari instansi pemerintah terkait akan Meningkatkan kualitas layanan pelanggan dan memaksimalkan jaringan secara signifikan baik untuk 2G maupun 3G.

"Pendayagunaan aset yang lebih baik, terutama untuk menara BTS XL dan peralatan jaringan, dengan pengurangan signifikan pada belanja modal (Capex) dan belanja operasional (Opex)," ujarnya.

"Dengan akuisisi Axis, XL akan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu operator terdepan di industri sekaligus memperkuat kepemimpinannya di layanan data mobile," tegasnya.

Untuk transaksi akuisisi itu, XL menunjuk Merril Lynch (Singapore) Pte. Ltd. (Bank of America Merril Lynch) sebagai penasihat keuangan. (*/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.