ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 24 Juni 2017
BS logo

Pengalaman Berkunjung ke Pulau Seribu Masjid
Oleh Imam Mudzakir | Minggu, 11 Juni 2017 | 11:13

PESONA keindahan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terkenal seantero Nusantara. Bahkan, indahnya pantai dan giri (pulau) yang ada di NTB kini sudah kian populer di kalangan wisatawan Eropa dan Australia.

 

Kunjungan Investor Daily ke Lombok, NTB kali ini tak semata menikmati pesona keindahan alam, tapi juga berniat menelusuri sejumlah rumah ibadah. Rute yang dipilih untuk menuju kota berjuluk Pulau Seribu Masjid tersebut adalah Jakarta - Denpasar -Mataram.

 

Ketika menjejakan kaki di Lombok Praya International Airport sempat menyaksikan tarian tradisional penyambut tamu. Di bagian luar bandara tampak kerumunan warga setempat yang ingin melihat secara lebih dekat sajian tarian tradisional Lombok itu.

 

Sejak bandara itu dibangun, banyak penduduk setempat yang menjadikan bandara sebagai tempat bermain dan wisata menyaksikan pesawat yang datang dan pergi. Sepanjang perjalanan dari bandara menuju Mandalika, NTB wisatawan dapat menyaksikan pemandangan yang menakjubkan.

 

Salah satunya, pemandangan beragam masjid yang dibangun di sisi jalan. Masjid-masjid itu mayoritas berukuran besar dan memiliki masing-masing memiliki keunikan sendiri. Bila di Lombok disodori pemandangan beragam masjid, di Bali para wisatawan dapat menikmati keindahan pura. Mayoritas penduduk Bali adalah beragama Hindu, sedangkan mayoritas penduduk Lombok, sekitar 96% memeluk agama Islam.

 

Tak heran bila Lombok terkenal dengan julukan Pulau 1.000 Masjid. Julukan ini disematkan karena pulau seluas 5.435 km² ini memiliki 4.500 masjid yang tersebar di 598 desa dan kelurahan. Hal ini tidak terlepas dari tingginya semangat masyarakat Muslim di Lombok dalam membangun masjid sehingga dalam satu desa bisa dibangun lebih dari satu masjid.

 

Masyarakat dan pemerintah pun berlomba- lomba untuk membangun masjid yang paling besar dan paling indah. Dikelilingi oleh bukit nan hijau, pemandangan masjid di kota ini laksana mozaik yang mampu membuat siapapun terpukau. Masjid-masjid ini mempunyai ciri khas tersendiri di setiap wilayah.

 

Di setiap sudut kota Lombok dan Mataram dipenuhi oleh masjid. Pemerintah daerah setempat memberikan perhatian khusus, mulai dari pintu gerbang kota dan sarana umum lainnya memakai arsitektur berbentuk kubah masjid. (bersambung)

 

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/tourism/masjid-kuno-bayan/161389


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.