ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Maret 2017
BS logo

BRATA RAFLY, CEO PT Dimo Pay Indonesia

Nikmati Setiap Momen, Sukses akan Datang
Senin, 20 Februari 2017 | 18:27

Brata Rafly, CEO PT Dimo Pay Indonesia. Foto: Investor Daily/IST Brata Rafly, CEO PT Dimo Pay Indonesia. Foto: Investor Daily/IST

Nikmatilah setiap momen pekerjaan, baik yang berat maupun yang ringan. Dengan menikmatinya, Anda sesungguhnya telah menyelesaikan sebagian pekerjaan, bahkan yang paling berat sekalipun.

Nasihat ini mungkin terdengar berlebihan. Namun, Brata Rafly yakin betul bahwa menikmati pekerjaan hingga setiap momennya merupakan salah satu kunci sukses seseorang.


Enjoy every moment. Apapun pekerjaan yang saya lakukan, saya selalu menikmatinya, baik pekerjaan ringan maupun berat. Saya jarang mengeluh karena mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah,” ujar Chief Executive Officer (CEO) PT Dimo Pay Indonesia itu kepada wartawan Investor Daily Ridho Syukra di Jakarta, baru-baru ini.


Nilai-nilai itulah yang ditanamkan Brata Rafly kapada para karyawan di perusahaan financial technology (fintech) tersebut. Kecuali tentang pentingnya menikmati pekerjaan, Brata selalu mengajarkan kepada karyawan bahwa mereka harus bekerja cerdas dan tepat waktu (on time) dalam segala hal.


“Bekerja cerdas menghasilkan kreativitas, sedangkan bekerja on time merupakan awal kesuksesan. Saya percaya cerdas dan on time adalah kunci keberhasilan setiap orang,” tutur penggemar berat pendiri Microsoft, Bill Gates itu.


Brata Rafly adalah eksekutif yang menekankan pentingya hasil (ouput) dari sebuah proses pekerjaan. Ia juga tipe pemimpin yang sangat menghargai kemampuan para anak buahnya. “Saya percaya kemampuan anak buah. Setiap individu pasti memiliki kelebihan masing-masing,” papar dia.


Selain itu, Brata bukan model pemimpin ‘angker’. Ia masuk kategori bos yang santai tapi serius. “Saya bisa bercanda di waktu santai dan serius di waktu bekerja,” kata dia. Berikut petikan lengkapnya.



Bisa cerita perjalanan karier Anda?

Pengalaman kerja saya cukup banyak. Setelah lulus teknik elektro, saya kerja di Amerika untuk perusahaan start up, kemudian saya memutuskan untuk pindah ke Indonesia dan bekerja di Yahoo, Intel, Tiger Mandala, dan sekarang bekerja di Dimo Pay Indonesia. Passion saya memang di bidang teknologi karena teknologi tidak merusak lingkungan dan bisa memberikan manfaat kepada orang banyak.



Bagaimana Anda melihat potensi anak muda Indonesia dalam menguasai teknologi?

Salah satu alasan saya pulang ke Indonesia adalah anak muda Indonesia sudah mahir teknologi dan sudah jago menciptakan aplikasi baru, termasuk karyawan Dimo Pay Indonesia. Saat ini, kualitas anak muda Indonesia tidak kalah bersaing dengan anak-anak muda dari negara lain. Jika potensi anak muda Indonesia terus dikembangkan, Indonesia akan menjadi negara hebat.



Motivasi Anda dalam berkarier?

Sebagai CEO, saya selalu berusaha untuk membuat perusahaan menjadi lebih baik dan membuat anak buah saya senang. Saya juga berupaya mendorong mereka agar bekerja lebih baik dan tentunya berkualitas.



Anda termasuk tipe pemimpin seperti apa?

Saya orangnya santai tapi serius. Saya bisa bercanda di waktu santai dan serius di waktu bekerja. Jika anak buah saya sudah melakukan pekerjaannya dengan baik maka saya juga happy. Yang penting, bagi saya, hasil pekerjaannya bisa memberikan dampak positif.



Siapa role model Anda dalam berkarier?

Bill Gates, dia adalah my big boss and biggest inspiration karena dia berhasil membuat Microsoft menjadi perusahaan berkelas. Dia juga smart dan kreatif. Saya sangat suka orang-orang smart yang bisa memberikan dampak pada orang di dunia. Microsoft juga sudah familiar bagi penduduk dunia.



Nilai-nilai seperti apa yang Anda tanamkan kepada karyawan?

Saya selalu mengajarkan kepada karyawan agar mereka bekerja cerdas dan on time. Bekerja cerdas menghasilkan kreativitas, sedangkan bekerja on time merupakan awal kesuksesan. Saya percaya cerdas dan on time adalah kunci keberhasilan setiap orang.



Filosofi Anda dalam berkarier?

Enjoy every moment. Apapun pekerjaan yang saya lakukan, saya selalu menikmatinya, baik pekerjaan ringan maupun berat. Saya jarang mengeluh karena mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah. Menikmati setiap momen pekerjaan merupakan salah satu kunci kesuksesan seseorang karena dia akan terus mencari peluang, berupaya mengatasi setiap tantangan, dan tidak mudah menyerah.



Strategi Anda dalam mengembangkan perusahaan?

Saya selalu on time dan mengajak anak buah saya untuk duduk bersama membahas ide-ide baru. Itu karena saya percaya kemampuan anak buah. Setiap individu pasti memiliki kelebihan masing-masing dan saya siap menampungnya. Jika berkualitas, ide tersebut bisa digunakan untuk memajukan perusahaan.



Obsesi pribadi yang ingin Anda capai?

Saya ingin menjadi orang yang lebih baik lagi di masa depan dan terus berinovasi. Tentunya saya juga ingin mendapatkan pendamping hidup yang cocok.



Bisa cerita tentang Dimo Pay Indonesia?

Dimo Pay Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di sektor fintech. Perusahaan kami fokus pada mobile payment technology, di mana konsumen sudah bisa melakukan pembayaran hanya dengan menggunakan handphone tanpa harus membawa uang tunai.

Cara kerjanya, melalui teknologi yang kami kembangkan, Dimo akan menghubungkan bank-bank dengan toko-toko, sehingga konsumen bisa melakukan pembayarannya melalui handphone.



Kapan Dimo Pay Indonesia didirikan?

Ide pembentukan Dimo Pay dimulai pada 2015, kemudian kami fokus pada pengembangan teknologinya. Mengembangkan teknologi di sektor finansial tidak gampang. Setelah itu, kami harus pastikan teknologi yang digunakan aman, simple, dan modern. Pada Januari 2016, kami mulai strategi pemasaran.

Dimo Pay Indonesia dibentuk berdasarkan dua hal. Pertama, penggunaan internet di Indonesia sangat luar biasa. Internet sudah menyentuh semua kegiatan, mulai shopping, transportasi, hingga pembayaran.

Kedua, sektor fintech masih sangat baru di Indonesia dan diperkirakan terus tumbuh karena pemerintah sudah menerapkan gerakan nontunai atau cashless.


Visi kami adalah ingin menjadi pemain fintech yang diperhitungkan dan menyediakan layanan mobile payment yang mudah dan tidak ribet.



Kelebihannya dibanding yang lain?

Dibandingkan pemain fintech lain, teknologi Dimo Pay ramah kepada semua handphone, Dimo Pay bisa dipakai di semua handphone, mulai harga Rp 300 ribu hingga Rp 20 juta. Selain itu, kami menjangkau usaha kecil dan menengah (UKM), tidak hanya toko modern. Jadi, konsumen senang bisa bayar di mana saja. Yang menjadi mitra Dimo Pay sudah 2.000 toko. Kami masih fokus di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Ke depan, kami akan kembangkan di luar Jabodetabek.


Jenis produknya antara lain Pay by QR. Teknologi QR atau quick response membuat proses pembayaran cukup hanya menggunakan smartphone. Buka aplikasi mobile banking, pilih Pay by QR, scan, dan selesai.


Kemudian ada QR Store, sebuah konsep penjualan dengan kumpulan gambar produk dua dimensi yang dilengkapi kode QR dan label harga. Transaksi dapat dilakukan cukup dengan kode QR menggunakan aplikasi mobile banking.


Ada juga QR eCommerce & Pay in App. Sebuah proses pembayaran ketika berbelanja online. Cukup scan kode QR dengan smartphone, barang pun siap diantar. Produk kami yang terakhir adalah QR Cashier yang bermodalkan smartphone sebagai metode untuk menerima pembayaran.



Respons konsumen?

Sejauh ini cukup baik dan diterima. Belum setahun, kami sudah mencapai pertumbuhan 3-4 digit per bulannya. Karyawan kami sudah mencapai 100 orang. Mereka hebat-hebat dan kreatif. Secara spesifik, konsumen Dimo Pay Indonesia merupakan tipe konsumen modern yang sudah mengetahui cara pembayaran online.


Kami terus berupaya agar Dimo Pay semakin dikenal konsumen. Kami menerapkan berbagai strategi pemasaran, termasuk melalui social media dan edukasi konsumen yang belum mengetahui pembayaran online. Kami berharap Dimo Pay semakin diterima konsumen dan menjadi salah satu pemain fintech yang diperhitungkan serta membuat Indonesia bangga.



Anda juga tertarik mengembangkan teknologi baru?

Bisa saja. Untuk saat ini saya fokus mengembangkan Dimo Pay Indonesia karena perusahaan ini masih baru. Teknologi itu tidak ada batasannya. Jika ada yang lebih fresh maka akan saya pelajari lebih dalam. (*)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.