l 2018, Produksi CPO Lampaui 47 Juta Ton | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 24 April 2019
BS logo

UPAH PEKERJA KEREK BIAYA PRODUKSI CPO (2-habis)

2018, Produksi CPO Lampaui 47 Juta Ton
Oleh Damiana Simanjuntak | Sabtu, 13 April 2019 | 8:04

Pekerja membersihkan sisa CPO ( crude palm oil) di sebuah kapal tongkang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto ilustrasi: dok.Investor Daily Pekerja membersihkan sisa CPO ( crude palm oil) di sebuah kapal tongkang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto ilustrasi: dok.Investor Daily

Dia menuturkan, pada 2018 produksi minyak sawit Indonesia (CPO dan CPKO) melampaui 47 juta ton atau melonjak sekitar 11,70% dari 2017 yang tercatat 42,04 juta ton. Pada 2019, produksi kemungkinan hanya naik 2-2,50 juta ton. “Itu kondisi normal. Apalagi, tahun ini diperkirakan ada El Nino ringan yang dapat atau berpotensi menunda pematangan buah. Hal ini sudah mulai terjadi di Sumatera dan Kalimantan Selatan,” jelas Joko. Pada saat bersamaan, lanjut Joko Supriyono, konsumsi minyak sawit domestik harus dinaikkan, baik dengan program biodiesel 20% (B20), B30, B50, atau B100. Yang jelas, pasokan minyak sawit harus dikelola.

“Kita harus mengendalikan sebagian inventory ke dalam negeri, ini untuk menghindari pertarungan sengit di pasar global. Apakah harga akan naik? Belum tentu. Tapi, dengan mengendalikan sebagian inventory, kita bisa menekan over stock," kata Joko.

Dalam catatan Gapki, stok akhir minyak sawit Indonesia pada Februari 2019 tercatat tinggal 2,50 juta ton atau lebih rendah dari stok akhir Januari 2019 yang sebesar 3,02 juta ton. Penurunan stok ini turut berperan terhadap naiknya harga CPO di pasar global.

“Penurunan stok minyak sawit juga terjadi di Malaysia dan minyak nabati lainnya di negara produsen," kata Direktur Eksekutif Gapki Mukti Sardjono. Memasuki Februari tahun 2019, kenaikan harga rata-rata bulanan CPO sebesar 5% atau dari US$ 530,70 per ton pada Januari 2019 menjadi US$ 556,50 per ton. Sepanjang Februari 2019, harga CPO global bergerak pada kisaran US$ 542,50- 572,50 per ton. (*)




Kirim Komentar Anda