l Gapki Dukung Pemerintah, Termasuk ke WTO | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 21 Maret 2019
BS logo

TINGKATKAN KONSUMSI SAWIT DOMESTIK (4)

Gapki Dukung Pemerintah, Termasuk ke WTO
Oleh Damiana Simanjuntak dan Tri Listiyarini | Jumat, 15 Maret 2019 | 12:40

Bambang Aria Wisena menjelaskan, Indonesia juga harus lebih gencar melakukan kampanye positif tentang sawit di pasar internasional.

Indonesia harus memunculkan kesadaran di pasar luar negeri bahwa menghentikan atau mengurangi produk berbahan dasar sawit tidak akan menolong lingkungan. Sebab, lahan yang dibutuhkan untuk mengembangkan tanaman selain sawit lebih luas dari sawit.

“Kami juga akan membantu pemerintah menggencarkan pasar baru serta mendiversifikasi pasar ekspor agar tidak tergantung pasar tradisional, seperti Tiongkok, Eropa, dan India. Banyak pasar lain yang lebih kecil tapi terus tumbuh, seperti negara-negara di Afrika dan Asia Tengah,” kata dia saat dihubungi Investor Daily.

Bambang menuturkan, apabila UE akhirnya memaksakan penerapan kebijakan tersebut, Pemerintah RI pasti akan melakukan perlawanan melalui WTO dengan menunjukkan hasil penelitian yang lebih fair untuk sawit.

“Kami di industri tentu akan mendukung langkah pemerintah soal ini (ke WTO),” tegas Bambang.

Senada dengan itu, Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Mukti Sardjono mengatakan, pihaknya prihatin dengan keputusan Komisi Eropa yang menghentikan penggunaan sawit untuk bioenergi tersebut.

“Eropa tampaknya tidak memperhatikan kepentingan negara kita bahwa sawit merupakan salah satu perangkat untuk pengentasan kemiskinan. Gapki akan mendukung pemerintah, termasuk kalau akan diajukan ke WTO," tandas Mukti. (bersambung)

Baca selanjutnya di https://id.beritasatu.com/agribusiness/negara-produsen-minyak-sawit-harus-terus-menekan-ue/186690




Kirim Komentar Anda