Raih Pendanaan dari Init-6, Ini Fokus Startup Dibimbing

Jakarta, Beritasatu.com - Startup teknologi edukasi Dibimbing mengumumkan telah memperoleh pendanaan dari init-6, perusahaan modal ventura yang didirikan oleh founder Bukalapak, Achmad Zaky.

Pendanaan baru ini akan dialokasikan untuk merekrut lebih banyak talenta senior, ekspansi pemasaran, dan menyempurnakan learning management system (LMS) terpersonalisasi untuk setiap murid.

Selain itu, Dibimbing juga akan berfokus untuk mengoptimalkan layanan Scareer (school of career) dan pengembangan kurikulum keterampilan digital dengan berkolaborasi bersama kampus-kampus terbaik di Indonesia, di antaranya Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Brawijaya, dan Bakrie University.

Baca Juga: Dorong Pengembangan Talenta Digital, Bibit Teken MoU dengan UNS

CEO Dibimbing Zaky Muhammad Syah mengatakan, kemitraan ini dapat terjadi karena adanya kesamaan visi, yakni untuk membuka akses seluas-luasnya bagi setiap orang untuk mempelajari keterampilan era digital, sekaligus mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

"Investasi init-6 memperkuat tekad kami untuk terus menelurkan talenta digital siap-kerja, di mana target kami adalah untuk meningkatkan level penerimaan kerja alumni dari 80% saat ini menjadi 100% dalam waktu dekat,” kata Zaky Muhammad Syah dalam keterangan resminya, Sabtu (18/6/2022).

Baca Juga: Mundur dari Bukalapak, Achmad Zaky Dirikan Yayasan

Zaky menyampaikan, Dibimbing menyediakan skema kursus yang terjangkau serta akses penyaluran kerja setelah lulus. Saat ini, Dibimbing telah memiliki 450 hiring partner dan hiring company (HPHC) di seluruh Asia Tenggara yang siap merekrut alumni lulusannya, seperti Zenius, Ajaib, Bibit, SIRCLO, dan masih banyak lainnya.

Adapun angka penerimaan kerja dari program bootcamp Dibimbing pun telah mencapai 80%, di mana rata-rata terdapat 3.000 siswa aktif yang bergabung setiap tahun.

Menurut Zaky, proses capacity-building Dibimbing juga disempurnakan oleh learning management system canggih yang menyesuaikan kurikulum sesuai kebutuhan masing-masing siswa. Para siswa bisa mendapatkan pelatihan langsung dari lebih dari 100 mentor berpengalaman.

Selama periode 2021 hingga pertengahan 2022, Dibimbing telah membuka ratusan kelas digital seperti data science, UI/UX design, digital marketing, web development dan product management.

Zaky menambahkan, perusahaan rintisannya dapat berkembang secara sustainable karena memiliki fokus bisnis yang tepat. Ia pun banyak belajar tentang pengembangan bisnis dari program inkubator bergengsi, Startup Studio Indonesia (SSI) batch 2, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (kemenkominfo).

Baca Juga: 15 Startup Lolos Seleksi Startup Studio Indonesia Batch Empat

Sementara itu, Venture Partner init-6 Rexi Christopher mengatakan tim init-6 percaya bahwa Dibimbing menawarkan solusi tepat untuk mengurangi kesenjangan keterampilan digital yang terjadi di Indonesia.

“Kami sangat kagum dengan visi mereka yang menciptakan platform pembelajaran terbaik agar talenta muda bisa mengembangkan karirnya secara optimal,” kata Christopher.