l 177 KK di Serang Dapat Sambungan Listrik Gratis | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 24 April 2019
BS logo

177 KK di Serang Dapat Sambungan Listrik Gratis
Minggu, 17 Maret 2019 | 16:58

SERANG – Sebanyak 177 Kepala Keluarga (KK) tidak mampu di Serang, Banten mendapat penyambungan listrik gratis dari PT PLN (Persero). Program penyambungan listrik itu merupakan lanjutan dari program serupa 2018 lalu. Pada tahun ini ditargetkan sebanyak 2.959 KK mendapatkan penyambungan listrik gratis.

Bergulirnya program ini secara simbolis dilakukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono didampingi oleh Direktur Utama PLN Sofyan Basir. Acara tersebut bertempat di Desa Sindangsari Pabuaran, Kota Serang, kemarin.

Sri Mulyani mengatakan, program ini menyasar masyarakat tidak mampu yang selama ini mendapatkan pasokan listrik dari tetangga alias nyantol.

Tarif pemasangan listrik yang mencapai Rp1 juta dirasa berat oleh masyarakat tidak mampu tersebut. Alhasil mereka lebih memilih menyantol dan membayar iuran listrik per bulannya ke tetangga tersebut.

“Program ini merupakan wujud dari Pemerintah hadir dengan membantu warga miskin untuk memperoleh listrik. Karena selama ini mereka masih belum berlistrik, ada yang berlistrik tapi bukan dari PLN atau nyantol,” kata Sri Mulyani di Serang, Jumat (15/5).

Sofyan Basir menambahkan, penyambungan listrik gratis merujuk pada data Tim Nasional Percepatan Penanggunan Kemiskinan (TNP2K). Dia mengungkapkan sepanjang tahun kemarin tercatat sebanyak 2.600 KK sudah menikmati penyambungan listrik gratis. Keluarga tidak mampu itu mendapat sambungan daya 450 Volt Ampere

(VA).

Sementara pada tahun ini untuk wilayah Serang sebanyak 2.959 KK yang akan mendapatkan penyambungan listrik gratis tersebut. Berdasarkan data yang dimiliki PLN saat ini sebanyak 24.227 rumah tangga masih nyantol listrik dari tetangga

“Hari ini kick off (dimulainya) bantuan listrik gratis warga Serang,” ujarnya.

Sementara itu Ulfa, salah satu warga Desa Sindangsari, merasakan manfaat dari program penyambungan gratis ini. Pasalnya selama ini kebutuhan listriknya berasal dari rumah mertua yang bersebelahan dengan tempat tinggalnya. Alhasil Ulfa harus ikut urunan membayar tagihan listrik yang mencapai Rp150 ribu/bulan. (rap)




Kirim Komentar Anda


Data tidak tersedia.