l Genjot Produksi, Pertamina EP Siapkan Investasi US$ 2,85 M | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 21 Maret 2019
BS logo

Genjot Produksi, Pertamina EP Siapkan Investasi US$ 2,85 M
Oleh Euis Rita Hartati | Rabu, 13 Maret 2019 | 14:09

JAKARTA – PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di bawah supervisi dan koordinasi SKK Migas, menganggarkan investasi sebesar US$ 2,85 miliar hingga 2021 untuk meningkatkan produksi di 10 blok (struktur) migas yang dikelola perseroan.

Anggaran sebesar itu dialokasikan masing-masing untuk lapangan Tanjung sebesar US$ 65 juta, Rantau (US$ 71 juta), Sago (US$ 62 juta), Jirak (US$ 72 juta), Limau Q-51 (US$ 56 juta), Ramba (582 juta), Sukowati (US$ 545 juta), Jatibarang (US$ 720 juta), Tambun (US$ 381 juta), dan Beringin-D (US$ 292 juta).

Dana tersebut disiapkan untuk mengaplikasikan teknologi pengurasan sumur minyak tahap lanjut atau enhanced oil recovery (EOR).

“Biaya EOR itu sangat besar, karena itu dilakukan di lapangan yang punya cadangan besar,” kata Direktur Pengembangan Pertamina EP John H Simamora dalam media gathering bertema Strategi dan Inovasi Pertamina EP Mendongkrak Produksi Migas, di Jakarta, Selasa (13/3).

John menjelaskan, EOR adalah salah satu metode untuk meningkatkan produksi. Pada 2018, produksi minyak dan gas Pertamina EP mencapai 101% dari target 253 juta barel setara minyak per hari (million barrel oil equivalent per day/mboepd) menjadi 255 mboepd. Rinciannya, produksi minyak 79.690 barel per hari (barrel oil per day/ bopd) atau 96% dari target 83.000 bopd dan produksi gas 1.017 juta kaki kubik per hari (mile-mile standard cubic feet per day/mmscfd) dari target 986 mmscfd. Tahun ini, Pertamina EP menargetkan produksi migas 258 mboepd, terdiri atas produksi minyak 85.000 bopd dan gas 970 mmscfd. (bersambung)

Baca selanjutnya di https://id.beritasatu.com/energy/percepat-pengembangan-struktur-temuan-eksplorasi/186583




Kirim Komentar Anda