l Listrik Tidak Naik | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 24 April 2019
BS logo

SUBSIDI ENERGI BERKURANG RP 481 T (4)

Listrik Tidak Naik
Oleh Rangga Prakoso dan Primus Dorimulu | Sabtu, 26 Januari 2019 | 12:01

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir mengungkapkan, tarif listrik sejak 2015 tidak naik, sehingga tetap terjangkau seluruh lapisan masyarakat. “Bahkan, pada periode itu, tarif listrik tegangan rendah, memengah, dan tinggi masing-masing turun 5%, 9%, dan 8%,” tutur dia.

Menurut Sofyan Basir, pemerintah juga terus membangun infrastruktur ketenagalistrikan. “Peningkatan signifikan terjadi sejak 2015 dengan dibangunnya proyek pembangkit listrik 35 ribu MW,” papar dia.

Dirut PLN mencontohkan, pada 2015-2018 terjadi penambahan pembangkit dengan kapasitas 10.092 MW, diikuti penambahan transmisi 14.475 Kms dan penambahan gardu induk 56.653 MVA. “Kondisi kelistrikan nasional sudah memadai dan siap untuk dioptimalkan,” tandas dia.

Sofyan menjelaskan, keuangan PLN juga dalam kondisi sehat. Itu antara lain tercermin pada perbandingan tambahan pinjaman (loan) yang cukup rendah terhadap tambahan investasi atau belanja modal (capital expenditure/ capex).

Sejak Desember 2014 hingga kuartal III-2018, kata Sofyan Basir, penambahan pinjaman PLN secara kumulatif mencapai Rp 139 triliun. Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan tambahan penyerapan capex sebesar Rp 269 triliun.

“Itu menunjukkan keuangan PLN yang sehat karena dapat memanfaatkan sumber pendanaan internal,” papar dia. . (az)

Baca selanjutnya di https://id.beritasatu.com/home/dividen-pln-rp-1154-triliun/184828




Kirim Komentar Anda


Data tidak tersedia.