l PLN Siapkan Pasokan Listrik Empat Industri | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 21 Maret 2019
BS logo

PLN Siapkan Pasokan Listrik Empat Industri
Kamis, 14 Maret 2019 | 8:30

JAKARTA – PT PLN (Persero) akan memasok listrik dengan daya total sebesar 188 juta volt ampere (VA) kepada empat industri di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Perseroan telah meneken nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MoU) dengan empat industri ini.
Adapun keempat pelanggan tersebut adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) yang berlokasi di Kotabaru, PT Sebuku Iron Lateric Ores (SILO) di Pulau Sebuku Kotabaru, PT THU Green Energy (THUGE) di Buntok dan PT Angkasa Jaya Mulia (AJM) di Satui, Tanah Bumbu.

Direktur Bisnis Regional Kalimantan PLN Machnizon Masri mengapresiasi para calon pelanggan yang telah mempercayakan kebutuhan listrik mereka kepada PLN. Apalagi mengingat pelanggan yang harus dilayani melalui Tegangan Tinggi merupakan suatu hal yang baru di kawasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

“Beberapa waktu lalu, kami juga telah melakukan MoU bersama PT Indo Tambangraya Megah (ITM), yang merupakan calon pelanggan Tegangan Tinggi pertama kami di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” kata dia dalam keterangan resminya, Rabu (13/3).

Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman menambahkan, PLN sudah banyak berubah. PLN kini memiliki kemampuan membangun yang luar biasa. “Kmi sudah bisa membangun jaringan transmisi sepanjang 5.000 kilometer sirkit per tahun, dan Gardu Induk hingga 20.000 MVA per tahunnya. Itu adalah peningkatan yang luar biasa disbanding tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Dalam MoU ini, Syofvi juga mengharapkan posisi yang setara antara PLN dan pelanggan, sebagai bentuk komitmen PLN kepada pelanggan. Harapannya, pelanggan bisa lebih berkonsentrasi pada bisnisnya dan PLN yang akan mendukung kebutuhan listriknya.

General Manager Operation PT Indocement Tunggal Prakarsa Site Tanjung Katon Primanto mengapresiasi kesiapan PLN menyediakan energi listrik untuk perusahaannya. Selain untuk kelangsungan industri, kerja sama ini dia yakini akan menjadikan perusahaannya jauh lebih kompetitif.

“Selama ini, jika terjadi black out, kami perlu melakukan recovery lebih dari 12 jam. Jelas kedepannya suplai dari PLN akan sangat kami andalkan. Harapannya komunikasi akan terus berlangsung dengan baik,” tuturnya.

PLN terus turut serta mendorong perekonomian bangsa. Machnizon mengharapkan perusahaan-perusahaan lain juga akan beralih dari captive power dan menggunakan listrik PLN.

“Harapannya akan banyak perusahaan yang lain ikut beralih menggunakan listrik PLN. Hal ini secara kolektif akan meningkatkan daya saing perusahaanperusahaan di Indonesia,” kata dia. (ayu)




Kirim Komentar Anda