l Mandiri Syariah Siapkan Layanan Digital Pelunasan Biaya Haji | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 21 Maret 2019
BS logo

Mandiri Syariah Siapkan Layanan Digital Pelunasan Biaya Haji
Minggu, 10 Maret 2019 | 14:21

JAKARTA – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menyiapkan platform digital channel untuk pelunasan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) tahun 2019. Diperkirakan periode pelunasan haji mulai pertengahan Maret tahun ini.

SEVP Mandiri Syariah Anton Sukarna mengatakan, platform yang telah disediakan adalah Mandiri Syariah Mobile Banking dan Mandiri Syariah Netbanking.

"Platform tersebut akan memudahkan nasabah melakukan pelunasan disamping layanan pelunasan melalui kantor cabang yang sudah ada sebelumnya," kata Anton, Kamis (7/3).

Dengan fasilitas e-channel, nasabah lebih mudah, nyaman, dan fleksibel karena tidak perlu datang ke kantor cabang dan mengantre di teller untuk melakukan pelunasan. "Selanjutnya, dalam waktu tiga hari setelah pelunasan, nasabah harus menyerahkan bukti pelunasan ke Kemenag (Kementerian Agama) dengan membawa persyaratan yang diperlukan," jelas Anton.

Persyaratan yang harus dibawa nasabah ke Kantor Kemenag di antaranya resi pelunasan bank dan 10 lembar pas foto 4×6 background putih, 80% wajah. Total jemaah haji yang terdaftar melalui Mandiri Syariah dan berhak lunas untuk berangkat tahun ini sekitar 79 ribu. Jumlah tersebut, sekitar 31% dari total jemaah haji Indonesia tahun 2019 yang berjumlah 220 ribu.

Dari sekitar 79 ribu yang berhak lunas tahun ini, Manajemen memperkirakan pelunasan melalui e-channel akan mencapai 13%. Fasilitas e-channel juga akan memudahkan nasabah yang tinggal di daerah yang letaknya jauh dari outlet Mandiri Syariah.

Selain melalui fasilitas e-channel, nasabah yang berada di luar jangkauan kantor cabang bisa melakukan pelunasan melalui Layanan Syariah Bank di outlet Bank Mandiri. Mandiri Syariah juga sudah menyiapkan suvenir bagi calon jemaah haji yang saat ini telah didistribusikan di kantor-kantor cabang Mandiri Syariah.

Adapun per Desember 2018, rekening Tabungan Mabrur Mandiri Syariah tercatat mencapai 1,8 juta. Sekitar 72% atau 1,3 juta dari nasabah tersebut sudah terdaftar dalam Siskohat Kementerian Agama. (nid)




Kirim Komentar Anda


Data tidak tersedia.