l Masyarakat Harus Melihat 2L, Legal dan Logis | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 24 April 2019
BS logo

60% MILENIAL BELUM PUNYA PERENCANAAN KEUANGAN (2)

Masyarakat Harus Melihat 2L, Legal dan Logis
Oleh Nida Sahara | Jumat, 12 April 2019 | 14:03

Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadi korban dari praktik jasa keuangan ilegal. Karena itu, dia meminta masyarakat untuk melihat 2L, yakni legal dan logis. Untuk mengetahui apakah perusahaan jasa keuangan itu legal atau tidak, bisa mengeceknya di website OJK atau dengan telepon ke nomor 157.

"Kemudian, logis atau tidak, suku bunga saat ini misalnya per tahun 8%, yang ditawarkan perusahaan investasi 8% juga, tapi 8% per bulan, ini kan tidak logis, jadi tidak masuk akal. Makanya perlu mengecek lebih dulu, jangan sampai tergiur dan menjadi korban," terang Sondang.

Dia juga menyebutkan, pada 2 Mei 2019 nanti akan ada SimPel Day, kemudian pada 8 Agustus merupakan Hari Menabung Nasional. Diharapkan, inklusi dan literasi keuangan di Indonesia bisa meningkat. Literasi keuangan pada 2016 baru sebesar 27,8%, sedangkan target literasi tahun ini mencapai 35%.

 OJK juga memberikan tips perencanaan keuangan bagi masyarakat, yakni 10% dari penghasilan untuk kebutuhan insidensial, 20% untuk menabung, 30% untuk membayar hutang, dan 40% lagi untuk kebutuhan sehari-hari.

"Makanya penghasilan itu perlu disisihkan, lakukan financial checkup. Kalau lebih besar utang daripada penghasilan itu bahaya. Jadi mulai saat ini harus mulai perencanaan keuangan, sisihkan untuk menabung dan investasi," jelas Sondang. (bersambung)

Baca selanjutnya di https://id.beritasatu.com/home/kesadaran-masih-rendah/187541




Kirim Komentar Anda


Data tidak tersedia.