l AP II Genjot Pengembangan Bandara Pangkal Pinang | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 21 Maret 2019
BS logo

AP II Genjot Pengembangan Bandara Pangkal Pinang
Kamis, 14 Maret 2019 | 13:44

PANGKAL PINANG- PT Angkasa Pura (AP) II menggenjot pengembangan Bandara Depati Amir Pangkal Pinang baik dari sisi darat maupun sisi udara demi memenuhi target melayani lima juta penumpang per tahun dalam lima tahun ke depan.

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin usai peresmian Terminal Bandara Depati Amir dan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang oleh Presiden Joko Widodo di Pangkal Pinang, Rabu, seperti dilansir Antara mengatakan pihaknya tengah mengembangkan sisi Utara dan Selatan.

“Kalau dilihat dari sisi Selatan, kita sedang tanam piling (fondasi) untuk pengembangan selanjutnya menjadi tiga juta penumpang. Presiden juga sudah memerintahkan langsung untuk mengembangkan sisi Utara, jadi ultimate tengah, saya kiri dan kanan menjadi kapasitas lima juta penumpang,” katanya.

Kapasitas ini menjadi kebutuhan karena Awaluddin menyebutkan sepanjang 2018, jumlah penumpang sudah mencapai 2,2 juta orang, sementara dalam sehari mencapai 6.000-8.000 pergerakan penumpang.

Di sisi udara, dia mengatakan tengah memperpanjang landasan pacu dari 2.260 x 45 meter menjadi 2.600 x 45 meter dan pergerakan pesawat 24 pergerakan dalam sehari atau 48 pergerakan mendarat dan tinggal landas.

“Berbagai sarana prasarana lainnya seperti instrument landing system dengan Airnav akan dikalkulasikan,” katanya.

Untuk kapasitas parkir pesawat (apron) seluas 51.660 meter persegi dengan 9 parking stand untuk pesawat sejeni Boeing 737 atau Airbus A320.

“Saya rasa tidak ada kendala buat maskapai terbang dengan full capacity, termasuk berkembang untuk pergerakan kargo jadi prioritas juga karena banyak potensi kargo seperti barang tambang dan produk perikanan,” katanya.

Dia menyebutkan ppotensi peningkatan penumpang di Bandara Depati Amir, yakni sembilan sampai 10%.

“Agregasi tiga tahun ini sembilan sampai 10%, jika tiga hingga empat tahun ini diagregasi pakai model regresi jadinya sembilan sampai 10%, kita masih berharap bergerak tumbuh sejalan dengan fasilitas bandara kemudian destinasi berkembang,” katanya.

Awaluddin menyebutkan sektor yang mendukung peningkatan penumpang, yaitu sektor pariwisata dengan hadirnya KEK Tanjung Kelayang dan KEK Sungailiat.

“Sektor wisata, memang punya banyak harapan di situ, kalau hari ini KEK di Bangka Belitung diresmikan Presiden berarti secara formal akan bergerak karena investor sudah masuk, aksesibilitas tanggung jawab kita, lalu lintas ke Bangka kan paling optimal udara karana di pulau akses udara jadi prioritas,” katanya.

Presiden Joko Widodo menargetkan Bandara Depati Amir bisa melayani lima juta penumpang dalam lima tahun ke depan.

“Kita harapkan Insya Allah nanti di 2020 selesai tapi saya tadi sudah perintahkan juga untk bangun yang sayap kiri dengan kapasitas lima juta karena kita harus mendahului pertumbuhan penumpang yang tumbuh sangat baik di Bangka Belitung ini,” katanya.

Dia berharap dengan peningkatan kapasitas bandara bisa mendukung sektor pariwisata dan memudahkan investor untuk menanamkan modalnya di Bangka Belitung.

“Dan kita harapkan denga siapnya sarana terminal di Bandara Depati Amir ini wisatawan akan semakin banyak di kawasan ini karena di kawasan ini ada KEK Tanjung Kelayan dan dibuka lagi KEK yang lainnya baru kita siapkan, sehingga kita harapkan betul-betul ekonomi bisa tumbuh,” kata Presiden.

Presiden menyebutkan potensi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) bisa meroket hingga 300% dari sektor periwisata. (gor)




Kirim Komentar Anda