l Mahathir: Malaysia Airlines Dapat Dijual atau Ditutup | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 21 Maret 2019
BS logo

Mahathir: Malaysia Airlines Dapat Dijual atau Ditutup
Oleh Happy Amanda Amalia | Rabu, 13 Maret 2019 | 13:03

KUALA LUMPUR – Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad menyampaikan bahwa Malaysia Airlines (MAS) kemungkinan akan dijual atau ditutup. Pernyataan Mahathir pada Selasa (12/3) tersebut menjadi kabar buruk terbaru bagi maskapai pelat merah yang dilanda krisis sejak mengalami insiden dua pesawat hilang.

“Saya pikir itu adalah masalah yang sangat serius, untuk menutup maskapai nasional. Namun demikian kita akan mempelajari dan menyelidiki apakah kita harus menutupnya atau menjualnya atau kita harus membiayai kembali,” ujar dia kepada wartawan di parlemen, saat menanggapi sejumlah pertanyaan tentang masa depan Malaysia Airlines.

Maskapai berusia 71 tahun itu sudah berada di ambang kehancuran sejak 2014, yakni ketika pesawat MH370 hilang secara misterius, dan MH17 ditembak jatuh oleh rudal Rusia dalam perang yang memporakporandakan Ukraina.

Dua insiden tersebut telah membuat maskapai di ambang kebangkrutan sehingga mendorong perusahaan induk investasi Pemerintah Malaysia, Khazanah Nasional Berhad mengambil alih Malaysia Airlines beberapa tahun lalu dan mulai melakukan reformasi besarbesaran, termasuk mengurangi ribuan karyawannya.

Tetapi kinerja maskapai terus memburuk dan dituding sebagai penyebab jeleknya serangkaian catatan fnansial yang dirilis oleh Khazanah, pada pekan lalu. Kantor berita resmi Bernama melaporkan, bahwa Khazanah pekan lalu, membukukan laporan kerugian sebelum pajak sebesar 6,3 miliar ringgit (US$ 1,54 miliar) untuk 2018, dibandingkan dengan laporan laba sebelum pajak sebesar 2,9 miliar ringgit pada tahun sebelumnya.

Mahathir, yang untuk kedua kalinya menjabat sebagai perdana menteri, pun berusaha mengurangi hutang negara yang sangat besar hasil warisan rezim sebelumnya yang sarat korupsi. (afp)

Baca selanjutnya di https://id.beritasatu.com/international/menderita-kerugian-selama-bertahun-tahun/186576




Kirim Komentar Anda