l Lunasi Obligasi, Pembangunan Jaya Ancol Siapkan Pendanaan | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 19 Maret 2019
BS logo

Lunasi Obligasi, Pembangunan Jaya Ancol Siapkan Pendanaan
Senin, 11 Februari 2019 | 8:51

JAKARTA − PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) telah mempersiapkan pendanaan untuk melunasi obligasi dengan skema penawaran umum berkelanjutan (PUB) I tahap II tahun 2018 seri A senilai Rp 350 miliar. Perseroan akan menggunakan dana internal maupun pinjaman perbankan.

Direktur Utama Pembangunan Jaya Ancol C Paul Tehusijarana menyatakan, pihaknya sudah bersiap untuk melunasi obligasi PUB I tahap II 2018 seri A. Pasalnya, emiten ini sudah mendapat fasilitas kredit dari PT Bank DKI dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Di samping itu, perseroan juga akan mengkombinasikan pendanaan dari obligasi berkelanjutan dan dana internal untuk melunasi obligasi yang akan jatuh tempo pada 23 Mei 2019 tersebut.

“Kami akan mengambil sumber dana dari deposito, pembayaran dividen dari PT Taman Impian Jaya ancol dan anak usaha lainnya, serta obligasi, dan dari fasilitas perbankan,” ujar Paul dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (8/2).

Menilik keterangan resmi di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Pembangunan Jaya Ancol memberikan tingkat kupon sebesar 6,3% saat merilis obligasi PUB I tahap II 2018 seri A. Sedangkan, emiten ini justru memberikan kupon 7,6% untuk obligasi PUB I tahap II 2018 seri B, yang baru jatuh tempo pada 18 Mei 2021.

Di samping PUB I tahap I 2018 seri A, pada 2019 perseroan juga memilikin obligasi lainnya yang akan jatuh tempo. Secara rinci, obligasi dengan skema PUB I tahap I tahun 2016 seri A Pembangunan Jaya Ancol yang senilai Rp 250 miliar akan jatuh tempo pada 29 September 2019.

Adapun meninjau laporan keuangan Pembangunan Jaya Ancol, sampai kuartal III-2018 perseroan masih memiliki kas dan setara kas sebesar Rp 806,01 miliar. Sedangkan, total pendapatan perseroan mencapai Rp 924,75 miliar.

Pencapaian itu, setara dengan kenaikan sebesar 14,73% jika dibandingkan realisasi sebelumnya yang sebesar Rp 871,61 miliar. Sedangkan, pada periode sama Pembangunan Jaya Ancol menbukukan kenaikan laba bersih sebesar 1,46% dari Rp 159,27 miliar menjadi Rp 161,59 miliar.

Sebelumnya, Pembangunan Jaya Ancol memberikan pinjaman kepada anak usaha perseroan yaitu PT Seabrezz Indonesia (SBI) pada 15 Oktober 2018. Menurut keterangan perseroan, pinjaman yang diberikan kepada SBI sebesar Rp10 miliar dengan jangka waktu pinjaman selama setahun dengan tingkat suku bunga 9% per tahun. (dka)




Kirim Komentar Anda