SABIC Ajak Kaum Perempuan Terus Belajar

Jakarta, Beritasatu.com - Fransisca Kristanti Mujiono sebagai pemimpin wanita Saudi Basic Industries Corporation (SABIC) Indonesia menegaskan pentingnya kaum perempuan terus belajar dan berkembang secara profesional.

Fransisca Kristanti Mujiono yang akrab disapa Tanti kini menjadi Country Leader and Business Development Manager, Petrochemicals untuk SABIC Indonesia. Namun dia memulai perjalanannya sebagai akuntan di SABIC pada tahun 2006 - tahun yang sama ketika SABIC mendirikan kantor di Indonesia.

Menurut Tanti, SABIC juga memberikan kesempatan bagi karyawan wanita untuk berkontribusi dalam membuat kebijakan dan pengembangan bagi wanita di perusahaan melalui SHE (SABIC Women's Network), satu komunitas global yang memberdayakan karyawan wanita untuk menjadi pemimpin.

Melalui jaringan tersebut, karyawan wanita berkumpul dan mendiskusikan kesetaraan gender dan praktik terbaik, serta memengaruhi kebijakan di dalam perusahaan. Di Asia Pasifik, lebih dari 30 persen karyawan wanita SABIC, termasuk Tanti, memegang posisi kepemimpinan.

Baca Juga: Kaum Perempuan Paling Rentan Alami Dampak Pandemi

“Peluang besar tidak datang setiap hari. Jadi penting untuk menumbuhkan sikap ulet dan memanfaatkan setiap kesempatan yang datang, dan kemauan untuk terus belajar. kemauan untuk terus belajar sangatlah penting, dan ini termasuk kemauan untuk belajar dari teman dan terbuka terhadap ide dan perubahan baru,” sarannya.

Sejalan dengan hal tersebut, Tanti menganjurkan anak-anak muda untuk berani menawarkan ide-ide mereka dan menyuarakan apa yang mereka yakini, karena hal tersebut merupakan kunci dalam mendorong kreativitas dan inovasi.

Kini, Tanti memegang peran dalam mengarahkan dan menjalankan strategi bisnis petrokimia di Indonesia dan memberikan lingkungan kerja yang mendukung bagi timnya untuk berkembang.

Didirikan pada tahun 1976, SABIC adalah perusahaan bahan kimia global yang terdiversifikasi dan berkantor pusat di Riyadh, Arab Saudi, sudah beroperasi di lebih dari 50 negara. SABIC memproduksi berbagai produk, seperti bahan kimia, komoditas, plastik berkualitas tinggi, nutrisi pertanian, dan logam.

Baca Juga: Hari Kartini: Kaum Perempuan Masih Terbelenggu Stigma

Didukung oleh portofolio inovasi SABIC yang beragam dan seimbang, termasuk portofolio solusi dan layanan sirkular TRUCIRCLE™ perusahaan, ada peluang yang besar bagi SABIC untuk membuat kolaborasi yang sukses dengan pelanggan di Indonesia, dengan memberikan nilai tambah dan solusi yang sesuai.

Sebagai perusahaan petrokimia global terkemuka, jaringan rantai pasokan SABIC yang komprehensif dapat mendukung pelanggan di Indonesia untuk membantu memenuhi aspirasi pertumbuhan bisnis mereka di berbagai sektor seperti industri makanan dan minuman, bahan kimia, elektronik, tekstil dan garmen, serta otomotif.

Selain itu, melalui kolaborasi yang erat, tim SABIC dapat membantu para pelanggan menemukan solusi dan produk baru yang inovatif untuk memenuhi kebutuhan mereka yang terus berkembang, termasuk kebutuhan yang dibentuk oleh tren global seperti transisi ke ekonomi sirkular.

Memainkan peran yang penting dalam masyarakat dan menumbuhkan bisnis sama pentingnya bagi SABIC. Di tengah puncak pandemi, Tanti dan timnya bekerja sama dengan pelanggan di Indonesia mengirimkan bahan-bahan untuk mendukung produksi lebih dari 5 juta alat tes Covid-19, untuk digunakan oleh paramedic di garda terdepan diseluruh dunia.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Menambah Beban Kaum Perempuan

Selain itu, melalui Palang Merah Indonesia, SABIC juga menyumbang Rp869 juta (US$ 60.000) yang dikontribusikan untuk pendistribusian paket kebersihan pribadi, termasuk sabun dan pembersih, kepada lebih dari 250.000 keluarga berpenghasilan rendah di Jakarta, Bekasi, dan Bogor, serta disinfeksi rumah tangga di Jakarta pada tahun 2020.

“Kita dapat menerasakan adanya perkembangan yang menjanjikan dalam meningkatkan kesetaraan gender, baik di kantor maupun di rumah. Namun, masih banyak yang bisa dilakukan untuk mengatasi stereotip yang ada; termasuk tantangan substantif dalam pengembangan karier dan kurangnya representasi dalam peran kepemimpinan,” katanya.

Tanti mewujudkan peluang pertumbuhan dan pengembangan karir, praktik inklusif dan kepemimpinan suportif yang dia temui selama 16 tahun berkarir di SABIC. Tanti bangga dengan kenyataan bahwa perusahaan menawarkan pekerjaan berdasarkan kompetensi, prestasi, dan kecocokan terbaik melalui proses peninjauan yang ketat. Selain itu, tidak ada perbedaan dalam gaji berdasarkan gender.