Kejagung Harap Berkas Ferdy Sambo Cs Tak Balik ke Polri

Jakarta, Beritasatu.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) kini masih meneliti berkas perkara Irjen Ferdy Sambo dan kawan-kawan. Kejagung berharap, tidak ada lagi pengembalian berkas perkara Sambo dan tersangka lainnya ke penyidik Polri.

Sebagaimana diketahui, Kejagung kini tengah meneliti berkas perkara Sambo dan empat tersangka lainnya di kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Kejagung juga meneliti berkas perkara Sambo dan enam tersangka lainnya di dugaan obstruction of justice pada pengusutan kasus Brigadir J.

“Perkara FS sampai saat ini masih proses penelitian berkas perkara. Mudah-mudahan ke depannya tidak ada pengembalian lagi, mudah-mudahan ya,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana di Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Baca Juga: Soal Kakak Asuh yang Akan Bantu Ferdy Sambo, Ini Kata Polri

Ketut menerangkan, penyidik Polri dan penuntut umum kini terus berkoordinasi secara intensif. Koordinasi diperlukan demi menuntaskan perkara ini secara cepat dan baik ketika di pengadilan nantinya.

Terkait penggabungan berkas perkara, Ketut menjelaskan hal itu merupakan kewenangan penuntut umum. Langkah tersebut biasanya dilakukan ketika berkas perkara sudah P-21 atau lengkap.

Baca Juga: Kamaruddin Diminta Buktikan Isu Ferdy Sambo Menikah Lagi

“Baru penuntut umum mengambil sikap apakah digabungkan atau di-split,” tutur Ketut.

Diketahui, Kejagung telah menerima berkas perkara Ferdy Sambo dan empat tersangka di kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J yakni Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf, dan Putri Candrawathi.

Kejagung juga sudah menerima berkas perkara Ferdy Sambo dan enam tersangka kasus obstruction of justice yakni mantan Karo Paminal Propam, Brigjen Hendra Kurniawan; mantan Kaden A Ropaminal Divpropam Polri, Kombes Agus Nurpatria; mantan Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri, AKP Irfan Widyanto; mantan Kasubbag Riksa Baggak Etika Rowabprof Divpropam Polri, Kompol Baiquni Wibowo; mantan Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri, Kompol Chuck Putranto; dan mantan Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri AKBP Arif Rahman.

Baca Juga: Habiburokhman: Petinggi Polri Tak Ada yang Berani Bela Ferdy Sambo