l BTN Targetkan Transaksi Sebesar Rp 6 Triliun | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 19 Maret 2019
BS logo

IPEX 2019

BTN Targetkan Transaksi Sebesar Rp 6 Triliun
Selasa, 5 Februari 2019 | 22:23

JAKARTA- Meski tahun ini suhu politik memanas menjelang Pemilihan Presiden dan ketidakpastian kondisi ekonomi global, Bank BTN optimistis mampu mencetak kredit baru dalam ajang Indonesia Property Expo (IPEX) mencapai Rp6 triliun.

“Permintaan properti terus tinggi karena rumah menjadi kebutuhan pokok manusia sehingga akan terus dikejar, dan kami optimis ajang IPEX 2019 ini bisa memenuhi target sebesar Rp 6 triliun,” ungkap Direktur Utama Bank BTN, Maryono di sela-sela acara pembukaan IPEX di Jakarta, Sabtu (2/2).

Hadir dalam acara pembukaan IPEX 2019 Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid.

Maryono mengatakan, faktor lain yang pameran ini akan di cari masyarakat karena meningkatnya kesadaran generasi milenial untuk memiliki rumah, komitmen pemerintah dalam menyukseskan Program Satu Juta rumah, pesatnya pembangunan infrastruktur jalan, serta sarana transportasi yang semakin baik  di samping faktor optimisme hasil Pilpres nanti.

Dalam pesta perumahan tahunan Bank BTN yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) tanggal 2-10 Februari ini, total pengembang yang berpartisipasi berjumlah 167 pengembang yang terdiri dari 116 pengembang KPR Non Subsidi dan 51 pengembang KPR Subsidi dengan total proyek properti sebanyak 869 proyek yang tersebar di berbagai daerah mulai dari Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.

Menteri BUMN Rini Soemarno di acara Indonesia Property Expo (IPEX) mengatakan, pamarean properti ini sangat penting bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah dengan harga terjangkau. Apalagi kalangan milenial yang menurutnya masih banyak sekali belum memiliki rumah.

“Jadi memang di Indonesia ini kan kebutuhan untuk rumah tinggal backlog atau kekurangan masih banyak sekali. Tentunya bagi kaum milenial dan pasangan baru menikah yang mencari tempat tinggal, itu biasanya sangat dibutuhkan,” kata Rini.

Rini menekankan, selain keterjangkauan harga rumah, pengembang juga harus memerhatikan dari segi akses perumahan tersebut kepada transportasi publik. Makanya tadi di booth-booth pameran saya selalu tanya apakah apartemennya dekat dengan transportasi publik, karena menurut saya rumah yang deket transportasi publik itu yang paling utama.

“Memang ini yang saya dorong terus juga kepada BTN yang dalam memberikan pembiayaan kepada para developer harus selalu juga memperhatikan transportasi umum. Dan itu yang harus kita dorong ke sana,” katanya.

Pada gelaran IPEX yang disponsori oleh BTN ke 17 tersebut, BTN menawarkan banyak kemudahan bagi calon debitur diantaranya Suku Bunga KPR yang murah mulai dari  6,69% fixed rate 1  tahun bekerjasama dengan pengembang pilihan, bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, bebas pengendapan dana, diskon asuransi jiwa sebesar 20% dan uang muka yang terjangkau mulai dari 1%.

Maryono mengatakan, pameran ini sangat ditunggu oleh masyarakat untuk mencari rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan harga yang ditawarkan cukup terjangkau mulai dari harga Rp130 jutaan. Antuasiasme masyarakat dengan adanya promo terbukti sukses menggiring calon konsumen untuk membeli rumah.

Sebagai informasi, setiap tahun Bank BTN menggelar 2 kali IPEX dengan pencatatan KPR/KPA yang terus meningkat. Pada tahun 2016, ijin prinsip KPR/KPA mencapai Rp8,3 triliun, dan pada tahun 2017 melejit menjadi Rp12,8 triliun. Sementara tahun 2018 ajang IPEX masih mencatatkan persetujuan ijin prinsip KPR/KPA senilai Rp 18,4 triliun.

“Sementara itu untuk menarik nasabah, terutama dari generasi milenial selain menawarkan KPR Gaeess yang menjanjikan kemudahan cicilan dan uang muka, kami juga meningkatkan pelayanan KPR via online melalui website www.btnproperti.co.id yang kami upgrade dengan sejumlah fitur tambahan,” kata Maryono. (imm)




Kirim Komentar Anda