l Tetap Antisipasi dan Cegah DBD | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 21 Maret 2019
BS logo

Tetap Antisipasi dan Cegah DBD
Sabtu, 9 Maret 2019 | 10:35

Kasus penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) sudah mulai berkurang. Meski begitu, langkah pencegahan dan pemberantasan sarang nyamuk tetap tak bisa ditinggalkan.

Aparat pemerintah bersama relawan mesti terus bekerja di daerah- daerah untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD dengan melakukan langkah pencegahan dan pemberantasan sarang nyamuk.

Sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang pemberantasan sarang nyamuk perlu tetap dilakukan. Warga masyarakat tetap perlu diingatkan untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan, khususnya pemberantasan tempat perkembangbiakan nyamuk.

Melakukan gerakan 3M plus atau menguras bak mandi (tempat penampungan air), menutup rapat semua penampungan air, memanfaatkan/ mendaur ulang barang bekas, dan penggunaan lotion dan kelambu antinyamuk, serta memelihara ikan pemakan jentik.

Apalagi, pencegahan penyebaran DBD paling efektif dengan cara pemberantasan sarang nyamuk dibandingkan harus melakukan pengasapan atau fogging. Sebab, dengan cara pengasapan hanya akan membunuh nyamuk dewasnya saja, berbeda dengan pemberantasan sarang nyamuk hingga jentik, larva dan telurnya ikut diberantas.

Setiap warga pun harus mengetahui atau menimal mengenal gejala DBD, seperti demam tinggi mendadak yang bertahan 3-5 hari, disertai minimal salah satu tanda ruam atau bintik merah pada kulit, nyeri otot dan sendi, serta sakit pada kepala.

Jika ada keluarga, kerabat, tetangga atau warga lainnya yang terkena gejala tersebut agar segera membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat agar bisa segera mendapatkan penanganan medis. Sebab, penyakit ini bisa menyebabkan kematian.

Menyoal pencegahan DBD ini, menarik dengan apa yang dilakukan pemerintah dan masyarakat Padang. Mereka menggelar Gerakan Serentak Serdadu Bundo (Gertak Serbu) sebagai upaya mencegah DBD. Gertak Serbu merupakan gerakan memantau jentik nyamuk di rumah warga, diawali apel bersama di Ruang Terbuka Hijau Imam Bonjol. Gertak Serbu DBD merupakan inovasi Dinas Kesehatan Kota Padang untuk pencegahan DBD dengan melatih pelajar dan Bundo (Ibu) kader kesehatan tentang pencegahan DBD.

Untuk pelajar yang dilatih dinamakan dengan Serdadu DBD. Jadi Serbu DBD adalah sebutan untuk Serdadu dan Bundo (Serbu) dalam pencegahan DBD.

Pada intinya, pencegahan DBD di mana pun, memang perlu dilakukan secara bersama, melibatkan sebanyak mungkin pemangku kepentingan.

Sandi Y

Depok




Kirim Komentar Anda