l Bendungan Mila, Destinasi Wisata Baru Sumbawa NTB | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 21 Maret 2019
BS logo

Bendungan Mila, Destinasi Wisata Baru Sumbawa NTB
Oleh Imam Mudzakir | Minggu, 10 Maret 2019 | 15:00

Wisata Bendungan Mila. Foto: Investor Daily/ST Wisata Bendungan Mila. Foto: Investor Daily/ST

Bendungan Mila yang telah dilakukan penggenangan (impounding) awal pada 17 Januari 2019, kini menjadi magnet baru destinasi wisata bagi masyarakat Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Keindahan panorama alam yang hijau dengan hamparan danau yang cukup luas, menjadi daya tarik tersendiri bagi warga masyarakat Sumbawa yang ingin menikmati suasana alam di kawasan Sumbawa. Tak heran bila warga di sekitar Bendungan maupun di luar Sumbawa ramai datang ke Bendungan Mila ini berwisata.

Setiap hari, terlebih saat akhir pekan (weekend) kawasan Bendungan Mila selalu ramai oleh pengunjung. Para wisatawan yang datang ke tempat ini bisa melalukan berbagai aktivitas seperti senam bersama, menikmati pemandangan sekeliling waduk yang memukau atau sekadar berswafoto di depan nama Bendungan Mila.

Selain itu, banyak pengunjung yang datang dari luar Sumbawa untuk melihat langsung bendungan yang cukup megah tersebut beroperasi sambil menikmati suasana pegunungan dan nuansa alam yang masih alami. Salah satu warganet dengan akun @ damblue menikmati Bendungan Mila dengan beraktivitas sepeda sore.

Sementara akun yang menyajikan informasi seputar Bima, Dompu, dan Sumbawa mengunggah photo Bendungan Mila yang banyak dikunjungi warga. Warga datang menggunakan sepeda motor, mobil, pick up, bahkan truk.

Bendungan Mila yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan rakyat (PUPR) ini merupakan bendungan multifungsi untuk mendukung kontinuitas suplai air Daerah Irigasi (DI) Rababaka seluas 1.689 hektare di Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu sehingga Indeks Pertanaman diharapkan meningkat dari 186% menjadi 300%. Bendungan dengan tipe urugan zona inti tegak setinggi 36 meter memiliki kapasitas tampung sebesar 6,73 juta m3 dengan luas genangan 99 hektare.

Selain itu, Bendungan Mila menjadi sumber air baku sebesar 100 liter per detik untuk Kecamatan Woja dan Dompu, serta mereduksi banjir sebesar 142,57 m3/detik di Kecamatan Woja. Bendungan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat wisata, perikanan dan konservasi SDA di Kabupaten Dompu.

Untuk menjaga kualitas air bendungan, diperbolehkan untuk perikanan tangkap namun tidak keramba. Biaya pembangunan Bendungan Mila sebesar Rp 231,66 miliar yang dikerjakan mulai tahun 2015 dalam satu paket yang sama dengan pembangunan Bendungan Tanju yang dikerjakan oleh kontraktor PT Nindya Karya- PT Hutama Karya (Kerjasama Operasi). (bersambung)

Baca selanjutnya di https://id.beritasatu.com/tourism/istana-tua-peninggalan-kejayaan-kesultanan-sumbawa/186414




Kirim Komentar Anda


Data tidak tersedia.