l Sempat Berkarier di Berbagai Perusahaan | Investor Daily
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 21 Maret 2019
BS logo

KESEDERHANAAN MENJAGA INTEGRITAS (2-habis)

Sempat Berkarier di Berbagai Perusahaan
Senin, 11 Maret 2019 | 22:30

Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Foto: Investor Daily/IST Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Foto: Investor Daily/IST

Adakah perbedaan bekerja di perusahaan BUMN dan non-BUMN atau perusahaan multinasional?

Kebetulan saya sempat berkarier di berbagai perusahaan, termasuk di perusahaan multinasional. Saya merasakan perbedaan bekerja di perusahaan multinasional dengan BUMN. Di perusahaan multinasional, saya harus fokus bekerja sesuai bidang. Tapi di BUMN, ada sejumlah faktor eksternal dan nonteknis yang juga menjadi tanggung jawab saya. Karena itu, ketika masuk Bank Mandiri, saya harus menyesuaikan diri. Untungnya, saya tergolong cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.

Spirit yang Anda jalankan untuk Bank Mandiri?

Saya selalu berpesan kepada teman-teman bahwa kami harus bisa memaknai pekerjaan. Berikan kontribusi dan peran yang seimbang sebagai agent of development untuk dapat bersama membangun negeri. Selain itu, saya ingin menekankan sekali lagi bahwa technical skills itu penting, tapi ada hal yang lebih penting, yaitu persistensi atau kegigihan.

Kita harus gigih dalam belajar maupun bekerja, memperluas network, dan membina relationship. Dengan kegigihan itu, kita bisa meminimalisasi gap yang ada dalam diri kita.

Misi Anda untuk Bank Mandiri?

Saya sedang melanjutkan program transformasi yang diamanatkan pemegang saham kepada Bank Mandiri. Bank Mandiri menjalani tiga tahap transformasi. Tahun 2005 merupakan titik balik bagi Bank Mandiri, di mana Bank Mandiri memutuskan untuk menjadi bank yang unggul di regional (regional champion bank).

Saya mendapat amanah untuk melanjutkan rencana dan strategi jangka panjang 2015- 2020. Tantangan ke depan yang semakin kompleks dan kebutuhan untuk terus meningkatkan kinerja secara berkesinambungan serta memberikan kualitas layanan terbaik kepada nasabah membuat Bank Mandiri perlu melakukan transformasi bisnis dan pengelolaan organisasi secara berkelanjutan.

Seperti apa transformasi yang Anda jalankan?

Bank Mandiri telah mencanangkan transformasi tahap III atau periode tahun 2015-2020. Visi jangka panjang Bank Mandiri adalah To be Indonesia’s best and Asean’s prominent atau menjadi yang terbaik di Indonesia dan terkemuka di Asia Tenggara pada tahun 2020.

Bisa Anda jabarkan rumusan visi tersebut?

Bank Mandiri bertekad menjadi institusi keuangan terbaik di Asean dalam segi pelayanan, produk, dan imbal hasil kepada pemegang saham, serta manfaat yang diterima oleh masyarakat secara luas.

Keunggulan ini dicapai dengan menyediakan layanan jasa dan produk yang terintegrasi, solusi keuangan yang didasari oleh pemahaman sektor industri yang mendalam dengan ditopang kemajuan teknologi, serta kualitas manusia dan sinergi bisnis hingga ke perusahaan anak.

Bank Mandiri harus menjadi kebanggaan negeri dan setiap insan yang bekerja di Bank Mandiri harus punya tanggung jawab yang direalisasikan melalui pengelolaan manajemen dan tata kelola perusahaan yang baik. Dengan sasaran mencapai kapitalisasi pasar Rp 500 triliun dan return on equity (RoE) 17-18% pada tahun 2020, Bank Mandiri bertekad menjadi ikon perbankan Indonesia di Asean.

Strategi untuk mencapai visi tersebut?

Strategi pertumbuhan Bank Mandiri ke depan akan difokuskan pada tiga area utama. Pertama, adalah memperkuat leadership di segmen wholesale lewat pendalaman relationship dengan nasabah. Strategi ini bertujuan agar Bank Mandiri dapat meningkatkan share of wallet dan rasio cross sell revenue dari nasabah wholesale Mandiri.

Caranya yaitu melalui penyediaan solusi produk wholesale yang terintegrasi, solusi yang berbasis ekspertis di sector usaha nasabah, dan berperan aktif mendukung aktivitas nasabah Mandiri yang melakukan ekspansi bisnis ke negara lain dengan penyediaan solusi yang bersifat crossborder.

Kedua, menjadi bank pilihan nasabah di segmen retail, dengan akselerasi bisnis di segmensegmen utama yang menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis Bank Mandiri, yaitu segmen mikro, segmen small medium enterprise (SME), dan segmen individual. Ketiga, mengintegrasikan bisnis di semua segmen yang ada di Bank Mandiri, termasuk dengan perusahaan anak.

Melalui strategi ini, Bank Mandiri ingin mendorong budaya cross-sell, baik antar-unit kerja yang menangani segmen wholesale dan retail, maupun dengan perusahaan anak, serta mendorong regionalisasi bisnis dan mengoptimalkan jaringan distribusi di wilayah.

Ketiga area fokus itu juga akan didukung penguatan organisasi untuk memberikan solusi layanan terpadu, peningkatan infrastruktur seperti kantor cabang, teknologi informasi (TI), operasional, risk management, serta penguatan sumber daya manusia (SDM).

BIODATA

Nama lengkap: Kartika Wirjoatmodjo.

Tempat/tanggal lahir: Surabaya, 18 Juli 1973.

Pendidikan:

l S 1 Ekonomi dan Akuntansi, Universitas Indonesia/UI (1996).

l M BA, Erasmus University, Rotterdam, Belanda (2001).

Karier:

l 1995-1996: Konsultan Pajak dan Akuntansi di RSM AAJ. l 1996-1998: Analis Kredit di Bank Industri Jepang.

l 1998-1999: Konsultan Senior di PwC Financial Advisory Services.

l 2000-2003: Boston Consulting Group.

l 2003: Kepala Departemen Analisis Strategi dan Keuangan di Grup Strategi dan Kinerja/Group Head Divisi Bank Mandiri.

l 2008: Managing Director Mandiri Sekuritas.

l 2011-2013: CEO Indonesia Infrastructure Finance.

l 2014-2015: Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan.

l 2015-2016: Direktur Finance & Strategy PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

l 2016-sekarang: Direktur Utama PT Bank Bank Mandiri (Persero) Tbk (*)




Kirim Komentar Anda


Data tidak tersedia.